Bus Damri Kecelakaan di Turunan Curam Sanggau, Diduga Rem Blong

Bus Damri Kecelakaan di Turunan Curam Sanggau, Diduga Rem Blong

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Senin, 06 Apr 2026 11:59 WIB
Bus Damri tujuan Sintang-Pontianak alami kecelakaan di Sanggau. (Istimewa/dokumentasi warga)
Foto: Bus Damri tujuan Sintang-Pontianak alami kecelakaan di Sanggau. (Istimewa/dokumentasi warga)
Sanggau -

Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Damri di turunan Penyeladi, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat saat ini masih diselidiki kepolisian setempat. Berdasarkan kronologi hasil pemeriksaan di lokasi, kecelakaan diduga karena rem blong.

Kasat Lantas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo menerangkan, kecelakaan bermula saat bus berangkat dari Sintang menuju Terminal ALBN Ambawang, Minggu (5/4/2026).

Sekitar pukul 10.00 WIB, sopir berinisial SI bersama kernet SA membawa bus dan mulai mengangkut penumpang di kawasan Tugu BI Sintang (Agen Damri).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Total penumpang yang berada di dalam bus mencapai 31 orang," kata Andit dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Senin (6/4/2026).

Selama perjalanan, sopir mengaku sudah mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah. Hal itu karena ia menyadari adanya kendala pada sistem pengereman bus, sehingga memilih untuk berhati-hati.

Memasuki sekitar pukul 13.50 WIB, bus tiba di turunan Penyeladi yang dikenal curam dan memiliki tikungan ke kanan. Saat melintas di lokasi tersebut, bus dengan nomor polisi KB 7710 S itu diduga mengalami kegagalan fungsi rem hingga akhirnya tidak terkendali.

"Bus sempat oleng ke arah kiri. Dalam upaya menghindari hal yang lebih buruk, sopir kemudian membanting setir ke kanan. Namun, manuver tersebut justru berujung pada kecelakaan tunggal," ucap Andit.

Akibat kejadian itu, satu orang penumpang meninggal dunia di lokasi. Selain itu, 10 orang mengalami luka berat dan 10 lainnya luka ringan.

Dengan demikian, kata Andit, dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh rem blong saat kendaraan melintasi turunan. Namun guna memastikan penyebab pastinya, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan para saksi.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads