Paskah adalah hari raya bagi umat Kristiani. Paskah dirayakan umat Kristiani untuk memperingati kebangkitan Isa Almasih atau Yesus Kristus, pada hari Minggu setelah hari Jumat Agung.
Sebagaimana tertulis dalam Perjanjian Baru yang menyebutkan peristiwa tersebut terjadi tiga hari setelah Yesus disalib oleh orang Romawi di Provinsi Yudea pada 26-36 M.
Penyaliban Yesus diperingati sebagai Jumat Agung. Sementara itu hari kebangkitan Yesus, tiga hari setelah penyaliban diperingati sebagai hari Paskah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paskah tidak memiliki tanggal dan bulan tetap. Perayaan ini merupakan puncak dari perjalanan rohani umat Kristen setelah menjalani masa Prapaskah selama 40 hari.
Paskah jatuh pada Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang mengikuti penanggalan kalender lunar, sehingga tanggalnya bervariasi setiap tahun. Hari Perayaan Paskah selalu berubah-ubah namun berada di antara bulan Maret dan April.
Untuk memahami hubungan antara kelinci, telur, dan hari raya Paskah, simak ulasannya disarikan dari laman History, ABC, Britannica dan Twinkl.
Tentang Legenda Kelinci dalam Paskah
Hari Raya Paskah menjadi yang terakhir dari perayaan pekan suci umat Kristiani. Dirangkum dari laman History dan beragam literatur lainnya, kelinci Paskah telah menjadi simbol populer dari hari raya umat Kristen satu ini.
Tak ada asal-usul yang pasti terkait kelinci Paskah. Namun kelinci sudah menjadi simbol kuno kesuburan dan kehidupan baru.
Kelinci paskah diceritakan sebagai pembawa telur atau coklat pada anak-anak. Kelinci Paskah diperkenalkan pada zaman pra-Kristen Jerman. Kisah pertama seekor kelinci (yang kemudian diberi nama "Kelinci Paskah") yang menyembunyikan telurnya di sebuah taman, diterbitkan pada tahun 1680.
Kisah kelinci Paskah pertama kali terdengar di Amerika pada 1700-an, saat imigran Jerman yang menetap di Pennsylvania dan mengangkut tradisi kelinci bertelur. Tradisi ini disebut "Osterhase" atau "Oschter Haws".
Tradisi tersebut kemudian menyebar ke seluruh Amerika Serikat. Begitu pula dengan dongeng kelinci Paskah. Hal ini turut disertai dengan pembagian coklat dan jenis permen dan hadiah lainnya, juga keranjang yang dihias sebagai pengganti sarang telur kelinci.
Dirangkum dari situs BBC, kisah kelinci Paskah disebut berhubungan dengan tradisi Pagan, dan diperkirakan telah menjadi umum di abad ke-19. Kelinci biasanya melahirkan banyak bayi, yang kemudian dipandang sebagai simbol kehidupan baru.
Beberapa legenda mengatakan bahwa kelinci Paskah bertelur, menghias dan menyembunyikan telur untuk anak-anak yang baik, karena mereka juga merupakan simbol kehidupan baru. Inilah sebabnya mengapa beberapa anak mungkin menikmati perburuan telur Paskah sebagai bagian dari festival.
Sementara itu dalam situs ABC Australia dijelaskan, sejumlah orang percaya jika perayaan Paskah atau Easter, dimulai oleh tradisi kaum pagan untuk memperingati Eostre, dewi musim semi dan fertilitas.
Dewi tersebut memiliki seekor hare, sejenis kelinci. Hewan ini juga menjadi simbol Easter karena dikenal mampu berkembang biak dengan cepat dan banyak. Seiring dengan waktu hewan hare diganti dengan kelinci.
Tentang Telur yang Identik dalam Perayaan Paskah
Selain kelinci, telur juga turut menghiasi pada saat perayaan Hari Paskah. Telur dianggap sebagai representasi dari dunia fisik yang terkandung di dalamnya, dan kehidupan baru yang muncul ketika telur itu menetas. Inilah sebabnya telur menjadi simbol kesuburan dan kelahiran dalam berbagai budaya kuno.
Ketika agama Kristen berkembang, simbolisme telur ini diterima dan disesuaikan dengan ajaran Kristen. Telur kemudian diartikan sebagai simbol kebangkitan Yesus Kristus.
Kulit telur yang telah dicat berubah menjadi keras tersebut disimbolkan sebagai makam Kristus yang disegel, kemudian memecahkan kulit telur Paskah merupakan simbol kebangkitan Yesus dari kematian.
Paskah identik dengan telur. Biasanya, telur yang dihias dijadikan hadiah untuk anak-anak. Pada zaman dahulu, telur Paskah sebetulnya hanya dicat dengan warna merah sebagai simbol dari darah Yesus Kristus yang ditumpahkan di kayu salib.
Telur jadi salah satu simbol Paskah yang paling umum, melambangkan kehidupan dan kebangkitan baru. Seiring berkembangnya zaman, warna dari telur Paskah tidak hanya merah melainkan warna-warni dan banyak dihias.
Seperti dilansir situs History, dekorasi telur diyakini berasal sejak sekitar abad ke-13. Telur dianggap sebagai simbol kuno kehidupan baru dan dikaitkan dengan festival pagan yang merayakan musim semi. Dari sudut pandang Kristen, telur Paskah disebut mewakili kebangkitan dan kebangkitan Yesus dari kubur.
Namun, ada pula yang mengatakan telur Paskah adalah masalah kepraktisan. Dulu, aturan puasa Prapaskah begitu ketat di mana orang Kristen tidak boleh makan daging atau produk hewani apapun, termasuk telur.
Menurut Henry Kelly, Profesor Studi Abad Pertengahan di University of California, Los Angeles, telur yang dihasilkan ayam-ayam mereka selama kurun waktu tersebut akan direbus agar tahan lama. Telur kemudian akan dibagi-bagikan dan seringkali diberikan pada orang miskin atau tidak mampu membeli daging untuk merayakan Paskah.
Tradisi Menghias Telur Paskah
Telur Paskah biasanya dijadikan lomba mencari telur, hingga lomba menghias telur pada Hari Raya Paskah. Tradisi menghias telur ini berasal dari Ukraina.
Tradisi itu disebut pysanka, sudah dilakukan dari generasi ke generasi. Hingga kini Hari Raya Paskah jadi identik dengan telur Paskah yang dihias cantik. Pewarna telur pernah dibuat dari bahan alami seperti kulit bawang, kulit pohon, kelopak bunga, dan jus.
Kegiatan mendekorasi telur untuk Paskah adalah tradisi yang sudah ada setidaknya sejak abad ke-13. Ada yang menyebutkan bahwa dulunya telur merupakan makanan yang dilarang selama masa Prapaskah, sehingga orang akan melukis dan menghiasnya untuk menandai berakhirnya masa penebusan dosa dan puasa, kemudian memakannya pada hari Paskah sebagai perayaan.
Di Amerika Serikat, Paskah dirayakan dengan mengadakan White House Easter Egg Roll yaitu perlombaan menghias telur rebus untuk anak-anak di Gedung Putih Amerika Serikat. Acara tahunan ini diadakan pada hari Senin setelah Paskah. Kegiatan White House Easter Egg Roll pertama kali diadakan pada tahun 1878 ketika Rutherford B. Hayes menjadi Presiden Amerika Serikat.
Tentang Pra-Paskah dan Pekan Suci
Pekan suci merupakan satu minggu yang menjadi momen peringatan sengsara Yesus. Berikut penjelasannya:
1. Minggu Palma
Minggu Palma adalah hari peringatan dalam liturgi gereja Kristen yang jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah. Minggu Palma memperingati kala Yesus diarak masuk ke Kota Yerusalem sebagai seorang raja.
2. Rabu Abu
Rabu Abu merupakan salah satu hari perayaan masa Pra Paskah. Perayaan ini mengajak untuk introspeksi diri. Ritual Rabu Abu identik dengan percikan abu bertanda salib di dahinya sebagai tanda berkabung menuju kebangkitan Kristus.
3. Kamis Putih
Kamis Putih menjadi awal dalam rangkaian Trihari Suci Paskah atau pekan suci, yaitu Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. Kamis Putih adalah peringatan perjamuan terakhir yang dilakukan Yesus Kristus kepada murid-murid Nya.
Perjamuan ini merupakan peristiwa di malam hari sebelum Yesus ditangkap di Taman Getsemani kemudian disalibkan dan dibangkitkan. Pada hari Kamis Putih, terdapat prosesi Perjamuan Malam Terakhir yang memiliki makna yang tidak terpisahkan dari peristiwa sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus.
Umat Kristiani akan memakan roti dan meminum anggur sebagai simbolisasi Yesus yang mengambil roti dan anggur sebagai lambang pemberian diri dan hidupNya bagi para muridNya.
Pieter Lase dalam buku Mengenal Kehendak Allah menyebutkan roti dipecah-pecahkan untuk mengingatkan umat akan tubuh Kristus yang telah disalibkan. Sedangkan anggur melambangkan darah kristus yang telah ditumpahkan untuk pengampunan dosa-dosa manusia.
4. Jumat Agung
Jumat Agung menjadi hari penting untuk memperingati Wafatnya Isa Almasih yang memiliki makna besar dalam kehidupan iman umat Kristiani. Jumat Agung merupakan hari peringatan penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di kayu salib.
Dikisahkan bahwa pada Jumat Agung Yesus berdoa dan menyerahkan segala keputusan hidupnya ke dalam tangan Allah Bapa-Nya. Jumat Agung diperingati untuk mengenang peristiwa penyaliban Yesus, kematian Yesus di atas kayu salib, dan penguburan Yesus.
5. Sabtu Suci
Sabtu Suci merupakan waktu Yesus turun ke tempat penantian ke dunia orang mati untuk mengabarkan Injil dan Hari Minggu Paskah saat Yesus bangkit kembali.
6. Minggu Paskah
Minggu Paskah merupakan perayaan puncak umat Kristiani. Laman Badan Pendidikan Kristen Penabur menjelaskan Paskah bermakna kemenangan dan harapan bagi umat Kristiani saat Yesus berhasil mengalahkan maut, dan bangkit kembali setelah melalui penderitaanNya saat disalib. Yesus membuktikan bahwa dirinya datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa.
Nah detikers, itulah tadi penjelasan seputar Hari Paskah. Selamat Paskah bagi yang merayakan, semoga damai kasih-Nya menyertai kita semua.
