Mulai hari ini, imbauan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah sehari dalam seminggu mulai diberlakukan untuk BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan perusahaan agar tidak memotong hak-hak pekerja meski tidak bekerja secara langsung di kantor.
Dilansir detikNews, Yassierli mengimbau perusahaan agar memedomani imbauan WFH sehari dalam seminggu yang mulai efektif hari ini. WFH seminggu sekali diterapkan dengan tujuan menghemat energi di tempat kerja.
"Sebagaimana disampaikan Menko Perekonomian tadi malam, kami ingin tanggal 1 April ini menjadi momentum nasional bersama, jadi imbauan ini untuk dipedomani, dilaksanakan efektif mulai hari ini," ujar Yassierli dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pimpinan perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN diimbau untuk menerapkan work from home (WFH) bagi pekerja atau buruh selama satu hari kerja dalam satu minggu sesuai kondisi perusahaan dan jam kerja WFH diatur oleh perusahaan," imbuhnya.
Pelaksanaan WFH ini sendiri tidak luput dari risiko berkurangnya hak pekerja karena penerapan no work no pay. Yasssierli pun menegaskan bahwa pelaksanaan WFH tidak mengurangi cuti tahunan karena pekerja yang melaksanakan WFH tetap menjalankan tugas dan kewajibannya. Ia meminta pekerja segera melapor ke Kemenaker apabila mengalami pengurangan hak karena WFH.
"Jadi, yang pertama kita sudah punya kanal Lapor Menaker, jadi kami imbau pengaturan WFH itu tidak boleh mengurangi hak-hak karyawan dan jika itu terjadi silakan melapor kepada kami dan nanti para pengawas kami yang akan menindaklanjuti," tegasnya.
Adapun WFH ini dapat dikecualikan untuk sektor-sektor tertentu yang memerlukan kehadiran fisik pekerja, seperti sektor kesehatan, ritel, jasa, transportasi, hingga energi.
"Dapat dikecualikan untuk sektor tertentu seperti sektor kesehatan, rumah sakit, klinik, tenaga medis dan farmasi, sektor energi, bahan bakar minyak, gas dan listrik," lanjut Yassierli.
Baca selengkapnya di detikNews.
(des/des)
