10 Dapur MBG di Kalbar Ditutup-Penyaluran Dana Disetop

10 Dapur MBG di Kalbar Ditutup-Penyaluran Dana Disetop

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Rabu, 01 Apr 2026 09:30 WIB
Ilustrasi MBG
Ilustrasi MBG/Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva
Pontianak -

Sepuluh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat (Kalbar) dihentikan sementara operasionalnya. Kebijakan ini diambil karena belum terpenuhinya standar infrastruktur sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala MBG Region Kalbar, Agus Kurniawi, membenarkan adanya penghentian sementara tersebut. Ia menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi dan laporan di lapangan.

"Benar, ada beberapa SPPG di Kalbar yang dihentikan sementara operasionalnya. Ini karena belum memenuhi standar infrastruktur bangunan sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan," kata Agus kepada detikKalimantan, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghentian tersebut merujuk pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG 2026, serta laporan koordinator regional terkait kesiapan fasilitas di lapangan.

Agus menjelaskan aspek infrastruktur menjadi hal krusial dalam penyelenggaraan program MBG, terutama untuk menjamin kualitas produksi, mutu gizi, serta keamanan pangan yang disalurkan kepada masyarakat.

"Kalau infrastrukturnya belum sesuai standar, tentu berisiko terhadap kualitas makanan dan keamanan konsumsi. Jadi ini langkah preventif," ujarnya.

Selain penghentian operasional, penyaluran dana bantuan pemerintah untuk SPPG tersebut juga direkomendasikan dihentikan sementara hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

Meski demikian, Agus menegaskan penghentian ini bersifat sementara. Pihak pengelola SPPG diminta segera melakukan perbaikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Perbaikan tersebut akan diverifikasi oleh Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III sebelum izin operasional kembali diberikan.

"Nanti kalau perbaikan sudah dilakukan dan diverifikasi, operasional bisa kembali berjalan," jelasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar segera menyelesaikan kewajiban administrasi, termasuk proses pembayaran melalui Virtual Account (VA) untuk periode operasional sebelumnya.

Agus berharap langkah ini dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG di Kalbar sehingga tujuan pemenuhan gizi masyarakat tetap tercapai secara optimal.

"Kami ingin program ini berjalan dengan baik, aman, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Berikut daftar SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya:

  1. SPPG Ketapang Nanga Tayap 2 - Yayasan Filar Cahaya Ilmu (ID: 7XEWDYMZ) - Operasional sejak 22 Oktober 2025
  2. SPPG Sanggau Beduai Bereng Berkat - Yayasan Satu Pelukan Indonesia (ID: DGNOULVO) - Operasional sejak 26 Desember 2025
  3. SPPG Kubu Raya Sungai Kakap Rengas Kapuas - Yayasan Adinda Karunia Ilahi (ID: KZFW2ZI0) - Operasional sejak 27 Agustus 2025
  4. SPPG Landak Sengah Temila Paloan - Yayasan Skala Bina Pelita (ID: L9QSYGDH) - Operasional sejak 14 Juli 2025
  5. SPPG Landak Sengah Temila Senakin - Yayasan Skala Bina Pelita (ID: FZKCW8XI) - Operasional sejak 24 Agustus 2025
  6. SPPG Ketapang Sandai Muara Jekak - Yayasan Filar Cahaya Ilmu (ID: ZYBIGXPI) - Operasional sejak 9 Oktober 2025
  7. SPPG Bengkayang Samalantan - Yayasan Generasi Muda Dinamis Raya (ID: FKR4ODSG) - Operasional sejak 10 Maret 2026
  8. SPPG Kota Pontianak Selatan (Akcaya 10) - Yayasan Al Muhajirin Teluk Mulus (ID: 3DKIAPE2) - Operasional sejak 24 Februari 2025
  9. SPPG Sambas Subah Madak - Yayasan Binjai Wangi Raya (ID: SD3PKERR) - Operasional sejak 5 Maret 2026
  10. SPPG Ketapang Manis Mata Ratu Elok - Yayasan Baitul Qurro Kabupaten Ketapang (ID: T0U6R4IP) - Operasional sejak 22 September 2025


(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads