Usai Libur Panjang Lebaran, Sekolah Diimbau Tak Langsung Beri Materi Berat

Usai Libur Panjang Lebaran, Sekolah Diimbau Tak Langsung Beri Materi Berat

Nikita Rosa - detikKalimantan
Jumat, 27 Mar 2026 15:00 WIB
Ilustrasi guru mengajar siswa di kelas.
Ilustrasi guru dan siswa. Foto: guru_esdeh
Balikpapan -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau sekolah untuk melakukan proses transisi setelah libur panjang Lebaran. Sekolah diharap tidak langsung memberikan materi pelajaran yang berat karena siswa masih membutuhkan persiapan kognitif untuk belajar mulai Senin, 30 Maret 2026.

Dilansir detikEdu, Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menjelaskan, periode libur Lebaran yang cukup panjang merupakan kesempatan untuk melakukan ritual penguatan akar identitas budaya bagi para siswa. Siswa menghadapi lingkungan yang berbeda dengan sekolah, sehingga ketika kembali ke sekolah, siswa butuh proses penyesuaian lagi dari suasana liburan menuju suasana belajar.

"Kami mengingatkan pentingnya masa transisi belajar secara psikologis, bahwa anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar," jelas Jasra sebagaimana dikutip Antara, Jumat (27/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jasra, sekolah dan guru dapat membangun suasana kondusif untuk belajar ini melalui konektivitas emosional. Siswa dapat diajak menggunakan metode belajar reflektif dan bercerita tentang pengalaman selama liburan dan mudik.

"Sehingga anak-anak bisa masuk kembali ke dunia belajarnya tanpa tekanan," sambungnya.

Jasra juga mengimbau para orang tua untuk mengatur jadwal dan rute kepulangan agar tidak melelahkan bagi anak-anaknya menjelang kembali ke sekolah. Jasra mengingatkan, faktor kelelahan setelah perjalanan tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis anak saat kembali pada rutinitas belajar.

"Potensi kepadatan arus balik lalu lintas di hari-hari terakhir libur tetap memerlukan rekayasa dan langkah antisipatif untuk mengurangi faktor kelelahan pada masyarakat, khususnya anak-anak," ujarnya.

Keluarga yang menggunakan transportasi umum, seperti kereta api dan pesawat, cenderung lebih terhindar dari kemacetan lalu lintas. Namun, KPAI mengimbau agar orang tua selalu memperhatikan saran petugas di lapangan agar arus balik menggunakan transportasi umum dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Baca selengkapnya di detikEdu.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads