Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan KM 63, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Kurangnya konsentrasi pengemudi minibus diduga menjadi penyebab insiden yang menewaskan empat orang penumpang itu.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, pengemudi minibus diduga tidak fokus saat berkendara hingga kendaraan keluar dari jalurnya.
"Diduga pengemudi minibus kurang konsentrasi sehingga kendaraan keluar jalur dan memicu tabrakan," ujar Ade dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Selasa (24/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan maut ini terjadi pada Selasa (24/3/2026) pagi sekira pukul 06.30 WIB. Insiden ini melibatkan truk boks dan minibus rute Putussibau-Pontianak. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Berdasarkan olah TKP, kecelakaan bermula saat truk boks KB 8652 SL yang dikemudikan AR melaju dari arah Pontianak menuju Tayan. Di lokasi kejadian, minibus KB 7012 F yang dikemudikan YI datang dari arah berlawanan," beber Ade.
Karena kurang konsentrasi, sopir minibus diduga hilang kendali atau out of control dan bergerak ke kanan jalur. Akibatnya, minibus yang melaju dari arah berlawanan masuk ke jalur truk boks hingga tabrakan tak terhindarkan.
"Karena jarak sudah terlalu dekat, benturan dengan truk boks tidak dapat dihindari," ujar Ade.
Tabrakan keras itu menyebabkan bagian depan kedua kendaraan rusak parah. Dari total sembilan orang yang terlibat, empat orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban meninggal merupakan penumpang minibus berinisial DA, YA, AR, serta satu orang lainnya yang masih dalam proses identifikasi. Sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka, yakni sopir minibus YI, dua penumpang HO dan KN, serta sopir truk boks AR.
Seluruh korban, baik yang meninggal maupun luka-luka, telah dievakuasi ke RS Anton Soedjarwo untuk penanganan medis. Sementara, petugas lantas saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
"Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti," tegas Ade.
Pihak kepolisian, kata dia, juga mengimbau para pengendara, khususnya yang melintas di jalur lintas provinsi, agar selalu menjaga kondisi fisik dan tetap fokus selama berkendara.
"Pastikan tubuh dalam kondisi fit dan tidak mengantuk saat mengemudi, demi keselamatan bersama," imbau Ade.
