Kala Jogetan di Dapur MBG Berujung SPPG Dihentikan Sementara

Kala Jogetan di Dapur MBG Berujung SPPG Dihentikan Sementara

Firda Cynthia Anggrainy - detikKalimantan
Selasa, 24 Mar 2026 19:01 WIB
Dapur SPPG di Bojongsoang Bandung
Ilustrasi SPPG. Foto: Yuga Hassani/detikJabar
Balikpapan -

Aksi seorang pria tengah berjoget di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jadi viral di media sosial. Video itu ramai menuai reaksi publik, hingga muncul narasi pendapatan sebesar Rp 6 juta per hari.

Dilihat detikNews dalam video viral, pria tersebut berjoget diiringi musik di dalam sebuah ruangan. Di ruangan itu tampak logo Badan Gizi Nasional (BGN).

Sementara di video viral lainnya, terlihat pria itu berjoget di dalam dapur MBG. Terlihat ia tak mengenakan APD, sementara para SPPI tampak lengkap menggunakan APD yang sedang melakukan pemorsian MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu mendapat sorotan dari Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang. Nanik mengatakan pihaknya telah mengatensi hal tersebut. Dia telah menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN menemui pria tersebut dan memberi teguran keras.

"Kami lagi tugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk bertemu," kata Nanik kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).

"Ini barusan saya telepon Brigjen Doni Dewantoro, Direktur Tauwas wilayah II, sudah bertemu dan sudah ditegur keras," imbuhnya.

Nanik menyayangkan aksi pria tersebut. Dia mengaku kecewa terhadap pria yang merupakan mitra pemilik SPPG tersebut.

Nanik menyayangkan aksi pria tersebut berjoget di dalam dapur MBG tanpa APD hingga ramai jadi perbincangan publik. Dia lantas mengingatkan seluruh pemilik SPPG agar tidak melakukan hal serupa.

"Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian," ujar dia.

"Saya juga nggak suka juga, dia bikin konten lagi di dalam dapur yang tidak pakai APD, itu kan juga salah. Iyalah untuk pembelajaran yang lain. Nggak usah mitra aneh-aneh," kata Nanik.

Lebih lanjut, Nanik menyoroti viral video joget pria tersebut di dalam sebuah dapur MBG tanpa dilengkapi APD. Nanik mempertanyakan aksi pria tersebut.

"Mengapa harus overacting seperti itu, apalagi ada konten-konten yang dia buat di dalam dapur tanpa APD. Tentu kami akan memantau dapurnya," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pria yang viral joget di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata memiliki sebanyak tujuh titik SPPG. Nanik mengingatkan kepemilikan SPPG bukan proyek bisnis.

"Jadi saya ingat katanya sih, dia dapat tujuh dapur ya, tujuh titik. Tapi yang running baru satu yang udah mulai. Yang lainnya belum, belum running (beroperasi)," kata Nanik.

"Ini bukan bisnis ya. Ini adalah program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak. Bukan kemudian dilakukan seperti itu," tambahnya.

Lebih lanjut, Nanik menyebut BGN telah memantau SPPG milik pria tersebut dan membekukan sementara (suspend). SPPG milik pria itu di-suspend lantaran tidak sesuai petunjuk teknis (juknis) setelah dicek BGN.

"Kebetulan setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)-nya tidak benar, jadi kita suspend," katanya.

"(Alasan di-suspend) Salah layout. Jadi kan ada juknis tuh, layout-nya, misalnya dapur harus seperti ini. Maksudnya harus seperti, kan ada juknisnya. Nah itu salah layout-nya," sambungnya.

Sementara, keenam SPPG milik pria itu masih belum beroperasi dan akan diawasi ketat BGN selama proses pendirian hingga pelaksanaannya.

"Ini, ini, saya juga nggak tau dia, tapi yang running katanya baru satu. Nanti yang lainnya enam kita awasi," kata Nanik.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads