Jadwal Buka Puasa Kalimantan Timur 15 Maret 2026, dari Berau-Samarinda

Langkah Emas Raih Kemenangan

Jadwal Buka Puasa Kalimantan Timur 15 Maret 2026, dari Berau-Samarinda

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Minggu, 15 Mar 2026 14:01 WIB
Ilustrasi kolak untuk takjil buka puasa Ramadhan.
Ilustrasi kolak untuk takjil buka puasa Ramadan/Foto: Gemini AI
Balikpapan -

Berikut ini jadwal buka puasa hari Minggu (15/3/2026) untuk warga di Kalimantan Timur (Kaltim). Mulai dari Kabupaten Berau hingga Kota Samarinda.

Tak hanya itu, ada juga jadwal salat isya. Jadi bagi detikers yang mau salat isya dan tarawih, bisa menyimak uraian berikut ini.

Jadwal Buka Puasa Kaltim 15 Maret 2026

  • Berau: 18:25 Wita
  • Kutai Barat: 18:33 Wita
  • Kutai Kartanegara: 18:28 Wita
  • Kutai Timur: 18:25 Wita
  • Mahakam Ulu: 18:34 Wita
  • Paser: 18:31 Wita
  • Penajam Paser Utara: 18:29 Wita
  • Balikpapan: 18:28 Wita
  • Bontang: 18:25 Wita
  • Samarinda: 18:27 Wita

Jadwal Isya Kaltim 15 Maret 2026

  • Berau: 19:33 Wita
  • Kutai Barat: 19:41 Wita
  • Kutai Kartanegara: 19:36 Wita
  • Kutai Timur: 19:33 Wita
  • Mahakam Ulu: 19:42 Wita
  • Paser: 19:39 Wita
  • Penajam Paser Utara: 19:37 Wita
  • Balikpapan: 19:36 Wita
  • Bontang: 19:33 Wita
  • Samarinda: 19:35 Wita

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Imsak se-Indonesia

Detikers juga bisa melihat jadwal Imsak di kota lainnya dengan memasuki laman detikHikmah di detikcom. Berikut cara mengaksesnya:

  1. Klik link https://detikhikmah.com/jadwal.
  2. Pilih kota yang diinginkan pada menu "Cari Kota Lainnya".
  3. Halaman akan menampilkan jadwal Imsak dan buka puasa di kota tersebut.
  4. Jika ingin mengunduh jadwal imsak dan buka puasa, klik tombol "Download" untuk simpan jadwal.

Jadwal Imsak ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).

Keutamaan Salat Tahajud

Salat tahajud memiliki banyak keutamaan, baik sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meninggikan Derajat

Dalam Surah Al-Isra ayat 79, Allah SWT berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

Ayat ini menunjukkan bahwa seorang hamba yang rutin melaksanakan tahajud berpeluang mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah.

2. Membuka Pintu Rezeki dan Dikabulkan Doanya

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa di setiap malam ada waktu mustajab untuk berdoa. Siapa pun yang memohon kebaikan pada waktu tersebut, insyaAllah akan dikabulkan.

Hal ini menjadi isyarat bahwa tahajud adalah sarana meraih keberkahan dan kelapangan rezeki.

إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَـةً، لاَ يُوَافِقُهَا رَجُـلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: Sesungguhnya di dalam malam itu ada satu waktu, jika seorang Muslim memohon kepada Allah kebaikan dunia dan akhirat, niscaya Allah akan mengabulkannya. Dan itu berlaku setiap malam. (HR Bukhari dan Muslim)

3. Mendekatkan Diri kepada Allah

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan menyeru hamba-Nya untuk berdoa serta memohon ampun. Hal ini disampaikan dalam hadis riwayat Al-Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: Allah turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir dan berkata: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya, siapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberinya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya.

Waktu inilah yang menjadi kesempatan istimewa untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.

4. Menghapus Dosa dan Menjauhkan dari Maksiat

Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa menghidupkan sepertiga malam adalah kebiasaan orang-orang saleh terdahulu yang menjadi sebab diampuninya dosa serta pelindung dari perbuatan dosa. Rasulullah SAW bersabda:

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَقُرْبَةٌ لِكُمْ إِلَى رَبِّكُمْ، وَمَكْفَرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَنْهَاةٌ عَنِ الْإِثْمِ

Artinya: Hendaklah kalian melaksanakan salat malam, karena ia adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, dan ia juga dapat mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa-dosa, serta menghindarkan diri dari perbuatan dosa. (HR. Tirmidzi)

5. Menjadi Cahaya di Hari Kiamat

Rasulullah SAW juga memberi kabar gembira bahwa orang yang berjalan di kegelapan malam menuju masjid akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat. Inilah yang menunjukkan besarnya keutamaan ibadah malam, termasuk tahajud.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Abu Daud, dan Tirmidzi dari Abu Buraidah RA, Rasulullah SAW bersabda:

بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ

Artinya: Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sering berjalan di kegelapan malam menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.



(sun/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads