Iran telah melakukan pemungutan suara untuk memilih pemimpin tertinggi baru pengganti Ayatollah Ali Khamenei. Saat ini pemerintah bersiap untuk mengumumkan namanya.
Seperti diketahui, Khamenei meninggal lebih dari seminggu yang lalu dalam serangan yang memicu perang di Timur Tengah. Badan ulama yang bertugas memilih pengganti Khamenei masih belum menyebutkan nama pemimpin baru tersebut.
"Pemungutan suara untuk menunjuk pemimpin telah berlangsung dan pemimpin telah dipilih," kata Anggota Majelis Pakar, Ahmad Alamolhoda, seperti dikutip AFP dari kantor berita Mehr Iran Minggu (8/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota majelis lainnya mengkonfirmasi bahwa keputusan telah dibuat, dengan salah satu anggota menyarankan bahwa putra mendiang pemimpin akan menduduki jabatan tersebut.
Sementara itu, Israel mengeluarkan peringatan keras bahwa pasukannya tidak akan ragu untuk menargetkan pemimpin baru dan anggota Majelis Pakar yang bertemu untuk mengukuhkannya.
Hingga hari kesembilan, Garda Revolusi Iran mengaku memiliki cukup persediaan untuk melanjutkan perang drone dan rudal di Timur Tengah hingga enam bulan.
Baca artikel selengkapnya di sini.
