Jadwal Buka Puasa Palangka Raya dan Waktu Isya untuk 6 Maret 2026

Langkah Emas Raih Kemenangan

Jadwal Buka Puasa Palangka Raya dan Waktu Isya untuk 6 Maret 2026

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Jumat, 06 Mar 2026 15:41 WIB
Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Jemaah di Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman di Kota Palangka Raya/Foto: Ayuningtias/detikKalimantan
Palangka Raya -

Palangka Raya di Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk zona Waktu Indonesia Barat (WIB). Berikut ini jadwal buka puasa hari Jumat (6/3/2026).

Malam ini merupakan salah satu malam yang istimewa di bulan Ramadan.Sebab, 17 Ramadan diyakini sebagai waktu Al-Qur'an pertama kali diturunkan.

Maka dari itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan. Seperti membaca Al-Qur'an, salat malam, i'tikaf, zikir, dan berdoa kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Buka Puasa Palangka Raya Hari Ini:

  • Magrib: 17:43 WIB
  • Isya: 18:51 WIB

Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 se-Indonesia

detikers juga bisa melihat jadwal imsak dan buka puasa di kota lainnya dengan memasuki laman detikHikmah di detikcom. Berikut cara mengaksesnya:

  1. Klik link https://detikhikmah.com/jadwal
  2. Pilih kota yang diinginkan pada menu "Cari Kota Lainnya"
  3. Halaman akan menampilkan jadwal Imsak dan buka puasa di kota tersebut.
  4. Jika ingin mengunduh jadwal imsak, klik tombol "Download" untuk simpan jadwal.

Jadwal Imsak ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI)

Keutamaan Membaca Al-Qur'an di Malam Nuzulul Qur'an

Dilansir dari situs NU Jatim, berikut 5 keutamaan memperbanyak membaca Al-Qur'an pada Malam Nuzulul Quran:

1. Meraih Hidayah dan Pedoman Hidup

Nuzulul Qur'an memperingati turunnya petunjuk hidup bagi umat manusia. Al-Qur'an berfungsi sebagai Al-Furqan (pembeda yang haq dan bathil) yang mengantarkan manusia pada keselamatan dunia dan akhirat, sebagaimana janji Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 185.

Allah SWT telah berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

Artinya: Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil). (QS Al-Baqarah: 185)

2. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Membaca Al-Qur'an memiliki kalkulasi pahala yang istimewa. Sesuai HR. At-Tirmidzi, satu huruf Al-Qur'an diganjar dengan sepuluh kebaikan. Pahala ini akan berlipat ganda secara eksponensial apabila diamalkan pada bulan suci Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda:

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya: Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah Saw bersabda, "barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm (sebagai) satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf. (HR At-Tirmidzi : 2835).

3. Mengamalkan Ibadah Paling Utama

Rasulullah SAW menetapkan bahwa membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang paling mulia bagi umat Islam, seperti yang diriwayatkan dalam HR. Al-Baihaqi.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: Rasulullah Saw bersabda, sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an. (HR Al-Baihaqi).

4. Jaminan Syafaat pada Hari Akhir

Al-Qur'an bukan sekadar bacaan di dunia, melainkan entitas yang akan datang memberikan syafaat atau pertolongan secara langsung kepada para pembacanya kelak di Yaumul Hisab, sesuai dengan sabda Nabi dalam HR Muslim.

اقْرَأُوا القُرْآنَ فَإِنَّه يَأْتِي يَومَ القِيامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ

Artinya: Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang memberi syafaat kepada pembacanya. (HR Muslim: 1337).

5. Mendatangkan Ketenangan Jiwa

Mengkaji Al-Qur'an terbukti menjadi penyembuh psikologis. Berkumpul untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an menjanjikan turunnya ketenangan jiwa, curahan rahmat, serta naungan para malaikat.

Rasulullah SAW bersabda:

وَما اجْتَمع قَوْمٌ في بَيْتٍ مِن بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عليهمِ السَّكِينَةُ

Artinya: Tidaklah suatu kaum berkumpul diantara rumah-rumah Allah sambil membaca Kitabullah, dan saling mempelajari diantara mereka. Kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dan diberikan rahmat serta malaikat akan menaunginya. Dan mereka akan diingat disisi Allah. (HR. Muslim : 4867).



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads