Ada Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Warnanya Merah Darah

Ada Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Warnanya Merah Darah

Rachmatunnisa - detikKalimantan
Jumat, 27 Feb 2026 22:32 WIB
Foto kolase penampakan fenomena fase gerhana bulan total di langit pulau Lombok, Mataram, NTB, Senin (8/9/2025). Fenomena astronomis gerhana bulan total tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang dari Kota Mataram, Lombok mulai pukul 23.26 WITA sampai pukul 03.56 WITA.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Gerhana bulan total. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Balikpapan -

Fenomena gerhana bulan total bakal terjadi pada 3 Maret 2026. Uniknya, fenomena alam ini akan menyajikan pemandangan bulan berwarna merah darah alias Blood Moon.

Dikutip dari detikInet, gerhana bulan total akan terjadi ketika bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, sehingga seluruh permukaan bulan masuk ke dalam bayangan inti bumi (umbra). Dengan demikian, cahaya matahari tidak lagi menyinari bulan secara langsung, tetapi harus melalui atmosfer bumi.

Ketika cahaya matahari melewati atmosfer bumi, gelombang cahaya dengan panjang lebih pendek seperti biru dan ungu akan tersebar lebih kuat. Sebaliknya, gelombang cahaya dengan panjang lebih besar, seperti merah, justru lebih banyak lolos dan diteruskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warna merah dari cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi itulah yang menyebabkan bulan menjadi berwarna merah darah.Proses ini dikenal sebagai hamburan Rayleigh (Rayleigh scattering).

Akibatnya, meskipun bulan berada dalam bayangan gelap, cahaya merah dari seluruh tepi bumi-dari wilayah matahari terbit dan terbenam-tetap menyinari bulan, menghasilkan warna merah atau tembaga khas Blood Moon.

Meski demikian, warna merah saat gerhana bulan total tidak selalu sama. Tingkat kegelapan dan rona merah yang terlihat dapat bervariasi antarperistiwa, tergantung pada kondisi atmosfer bumi saat itu.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads