Gempa bumi terasa di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Senin (23/2/2026) tengah malam. Kekuatan gempa tersebut mencapai magnitudo (M) 7,1 dengan pusat di utara Sabah, Malaysia.
Dilansir detikNews, gempa ini terjadi pada Senin (23/2/2026) pukul 01.57 Wita. Berdasarkan data BMKG, episenter terletak pada koordinat 6.94Β° LU; 116.26Β° BT atau tepatnya di laut sekitar 109 km timur laut Kota Kinabalu (Malaysia), pada kedalaman sekitar 628 kilometer.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng laut Filipina. Gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar geser naik (oblique Thrust-Fault).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap). Gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nunukan dengan skala intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu.
Sedangkan daerah Tarakan dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Baca artikel selengkapnya di sini.
(bai/bai)
