Pengiriman bahan pokok cadangan ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim) mulai disalurkan hari ini, Senin (9/2). Langkah ini dilakukan setelah viral kabar harga beras di Mahulu tembus Rp 1 Juta karena adanya kendala subsidi BBM.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Kaltimtara, Muzasdin Said mengungkap dalam proses pengiriman bahan pokok cadangan ini terdapat kendala, yakni sulitnya pengiriman sungai sehingga harus melalui jalur darat. Sebab perjalanan menuju Kutai Barat, kemudian melalui ruas Melak hingga Ujoh Bilang saat ini masih dalam proses pembangunan.
"Memang ada informasi kapal belum bisa menuju Mahulu. Tapi kami tidak patah semangat, Alhamdulillah kita bisa dapatkan armada angkutan melalui jalan darat, waktu yang dibutuhkan mungkin 2-3 hari," ungkap Muzasdin Said, Senin (9/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butuh waktu 2-3 hari untuk Bulog melakukan pengiriman bahan pokok. Bulog berharap setibanya di Mahulu, pemerintah kabupaten dapat segera menggelar pasar murah maupun bazar menjelang Ramadan guna membantu masyarakat yang terdampak tingginya harga bahan pokok.
"Untuk beras SPHP, mekanismenya adalah penjualan langsung ke masyarakat. Dalam kondisi normal, distribusi sekitar dua ton biasanya habis dalam dua sampai tiga pekan. Namun untuk beras premium, tingkat serapannya cenderung lebih cepat karena menjadi pilihan utama warga," tutur dia.
Selain itu, lanjutnya, terdapat pula bantuan pangan pemerintah bagi penerima bantuan pangan (PBP) yang datanya sudah ditetapkan. Komoditas tersebut berasal dari cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog.
Terkait harga, Bulog memastikan penjualan mengikuti ketentuan HET dari Bapanas. Beras premium dipatok Rp 15.400 per kilogram, SPHP Rp 13.100 per kilogram atau sekitar Rp 65.500 per kemasan 5 kilogram, serta Minyakita maksimal Rp 15.700 per liter. Adapun stok beras yang dikuasai Bulog di Samarinda dipastikan aman.
Saat ini cadangan beras pemerintah tercatat sekitar 7.600 ton, disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga empat sampai lima bulan ke depan. Cabang Samarinda sendiri memiliki wilayah layanan yang luas, mencakup dua kota dan empat kabupaten, yakni Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu.
