Rilis terbaru berkas-berkas Jeffry Epstein mengungkap catatan kesehatannya, termasuk bahwa dirinya pernah melakukan uji sperma. Disebutkan bahwa Epstein didiagnosis mengidap penyakit menular seksual (PMS).
"Seperti yang Anda lihat dari cap waktu, pola tidur saya tidak bagus. Saya ragu untuk memulai pengobatan hormon," tulis Epstein dalam sebuah e-mail yang dikirim kepada Dr Bruce Moskowitz pada 24 April 2015.
"Kadar testosteron rendah saya sudah ada selama 15 tahun. Menurut pandangan saya, ini sudah berdampak pada saya," sambungnya, dikutip dari Unilad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Predator seksual itu juga pernah mengirim email lain kepada seorang dokter di New York, Dr Jay Lombard. Dia memaparkan lebih rinci kondisi kesehatannya. Di antara dokumen yang dirilis, terdapat hasil tes darah tahun 2016 yang menunjukkan Epstein positif mengidap gonore, yang dicantumkan sebagai 'GC' singkatan dari nama medis 'gonococcus'.
"Parasit menunjukkan cacing cambuk (cacing gelang parasit) dan histolytica (parasit), sedikit darah dalam urine, riwayat polip kandung kemih. Air mani menunjukkan adanya GC, jadi saya minum 1 gram ceftriaxone dan 2 gram azithromycin (keduanya antibiotik)," kata Epstein.
"Aliran urine berkurang, kadar testosteron sangat rendah, yaitu 125 sama selama 10 tahun. Tidak pernah merokok atau minum alkohol, tidak menggunakan narkoba, Sherlock? Bagaimana kita bisa bekerja sama," tambahnya.
Email lainnya ditujukan ke California Cryobank (CBB), membahas kekhawatiran terkait program penyimpanan air mani. Salah satu email, dengan alamat yang disensor, tampaknya menunjukkan bahwa Epstein telah melakukan deposit ke CBB.
Baca artikel selengkapnya di sini.
(bai/bai)
