Jumlah pasien yang diduga keracunan perkedel tahu menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) terus bertambah. Hingga saat ini, total korban menjadi 340 orang.
"Saat ini kami di Puskesmas Marau sedang menangani pasien, terduga akibat konsumsi makanan (MBG) sejumlah 340 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang, dr. Feria Kowira kepada detikKalimantan, Jumat (6/2/2026).
Meski jumlah pasien sangat banyak dari yang sebelumnya hanya 206 orang, Feria memastikan semua pasien yang diduga keracunan menu MBG mendapat penanganan medis. Tenaga medis di Puskesmas Marau dibantu dari tim kesehatan Puskesmas Jelai Hulu, Puskesmas Suka Mulia dan Dinkes Ketapang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total terdapat delapan tim kesehatan yang dikerahkan untuk memastikan penanganan berjalan optimal," kata Feria.
Saat ini, kata Feria, semua pasien dalam kondisi tertangani. Obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) juga tersedia dengan cukup.
"Sebagian pasien kini telah dipulangkan karena kondisi mereka membaik dan tidak lagi mengalami keluhan," katanya.
Penanganan kasus keracunan itu juga didukung kerja sama lintas sektoral yang melibatkan unsur Kecamatan Marau, Polsek, Koramil, tim kesehatan, serta perusahaan-perusahaan yang ada di Marau dan sekitarnya.
Feria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan cepat dan terpadu ini.
"Semoga kondisi ini dapat segera pulih sepenuhnya dan kejadian serupa tidak terulang kembali," ucapnya.
