Kebakaran Terjadi di Kawasan Smelter Bauksit PT BAP Ketapang

Kebakaran Terjadi di Kawasan Smelter Bauksit PT BAP Ketapang

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Minggu, 01 Feb 2026 17:44 WIB
Kebakaran terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (1/2/2026). Informasi sementara, panel listrik pada perusahaan bauksit itu yang terbakar.
Kebakaran terjadi di kawasan smelter bauksit PT BAP di Ketapang/Foto: Istimewa
Ketapang -

Kebakaran terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (1/2/2026). Informasi sementara, panel listrik pada perusahaan bauksit itu yang terbakar.

"Benar telah terjadi kebakaran. Anggota bersama dengan pihak perusahaan sedang proses pemadaman di lokasi," kata Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris kepada detikKalimantan, Minggu sore.

Dalam video yang diterima, tampak api membesar di lantai tiga bangunan. Kepulan asap pun menyelimuti udara di atas kawasan perusahaan. Belum diketahui penyebab kebakaran itu. Namun, diduga berasal dari korsleting listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi awal, saat ini yang terbakar bagian panel kelistrikan dan masih proses konfirmasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh anggota," kata Harris.

Pihak kepolisian saat ini masih fokus membantu penanganan pemadaman api. Baru kemudian melakukan penyelidikan dugaan penyebab kebakaran. Harris juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

"Tidak ada korban," ucapnya.

Kebakaran terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (1/2/2026). Informasi sementara, panel listrik pada perusahaan bauksit itu yang terbakar.Kebakaran terjadi di kawasan smelter bauksit PT Borneo Alumindo Prima (BAP), Minggu (1/2/2026)/ Foto: Istimewa

Sementara itu, Kapolsek Matan Hilir Selatan IPTU Jumadi Hutabarat juga membenarkan adanya kebakaran itu. Pihaknya saat ini juga sedang melakukan penyelidikan.

"Masih proses penyelidikan," ujarnya.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads