Petugas pemadam kebakaran (damkar) terpaksa menjebol dinding beton bangunan untuk memadamkan api yang membakar Intan Market di Jalan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Upaya paksa ini dilakukan karena kepulan asap menghalangi petugas.
"Kami kesulitan memadamkan api. Karena tidak ade celah untuk masuk. Bagian belakang bangunan ini tidak ada jalur untuk masuk. Setelah kami jebol dinding, baru bisa memadamkan api," kata Sekretaris Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang, Yudius.
Yudius mengatakan, petugas damkar mendapat laporan kebakaran pukul 17.54 WIB. Kemudian petugas damkar yang sedang piket meluncur ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setibanya di lokasi kita cek dari lokasi mana kita bisa lakukan pemadaman. Sulit kita masuk dari depan meski sudah pakai APD lengkap. Bangunan isinya asap semua. Karena celah untuk asap keluar tidak ada," jelas dia.
Upaya paksa yang dilakukan akhirnya berhasil menjinakkan api. Petugas damkar menghabiskan waktu sekitar satu jam setengah untuk memadamkan api. Sementara ada delapan unit mobil damkar yang dikerahkan untuk menyemprot api di lantai dua gedung tersebut.
Yudius mengatakan masyarakat sedikit kecewa dan menilai pemadaman lamban. Menurutnya, hal itu disebabkan minimnya celah bangunan untuk petugas masuk serta untuk mengeluarkan asap asap.
"Mungkin banyak warga yang kecewa, kami juga kecewa tidak bisa cepat memadamkan api. Karena memang ada kendala. Bangunannya permanen. Jadi harus dipanjat dan jebol dulu baru bisa dipadamkan," jelas dia.
Meski demikian, ia bersyukur api dapat dipadamkan dan tidak menyebar ke bangunan lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.
"Semua sudah padam. Kami langsung lakukan pendinginan," ujarnya.
Untuk kerugian dan penyebab kebakaran sedang diselidiki kepolisian. Namun, dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Sebelum kebakaran, listrik beberapa kali sempat padam.
Berita sebelumnya, sejumlah pengunjung sempat terjebak di lantai 3 Intan Market Sintang yang terbakar pada Minggu (25/1/2026) pukul 18.02 WIB. Beruntung, semuanya dapat menyelamatkan diri dengan turun melewati tangga samping.
Gedung Intan Market terdiri dari empat lantai. Lantai paling bawah digunakan untuk supermarket, lantai dua dijadikan arena permainan anak, lantai tiga khusus biliar, dan lantai empat atau rooftoop dijadikan kafe.
