Menag Serukan Berhenti Merusak Alam di Momen Isra Miraj

Nasional

Menag Serukan Berhenti Merusak Alam di Momen Isra Miraj

Anisa Rizki Febriani - detikKalimantan
Jumat, 16 Jan 2026 19:59 WIB
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar
Foto: Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar (dok. screenshot)
Balikpapan -

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan untuk berhenti merusak alam. Hal ini disampaikan dalam sambutan acara Peringatan Isra Miraj Tingkat Kenegaraan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

Pria yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal itu memanfaatkan peringatan Isra Miraj 1447 H sebagai momen pertobatan ekologis bagi umat Islam. Umat Islam tidak hanya harus melakukan kesalehan ritual seperti sholat, melainkan juga kesalehan sosial dan kepedulian terhadap kelestarian alam semesta.

"Menjadi khalifah berarti menjaga amanah, bukan menguasai bumi secara serakah. Karena itu, Isra Mikraj layak menjadi momentum pertobatan ekologis. Berhenti merusak, mulai merawat, dan menghadirkan rahmat bagi alam semesta," ujarnya, dikutip dari laman Kementerian Agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara tersebut, Menag membawa pesan agama di tengah berbagai musibah bencana alam yang melanda tanah air. Dia menilai, peristiwa Isra Miraj mengajarkan perjalanan spiritual sejatinya tidak berhenti di langit, tetapi harus berdampak nyata di bumi.

Rasulullah SAW memberi teladan dengan kembali turun ke bumi untuk menebar rahmat, meskipun telah mencapai puncak kenikmatan di Sidratul Muntaha.

"Spirit langit yang kita rayakan seharusnya menjelma menjadi aksi bumi. Salat yang khusyuk semestinya melahirkan sikap hemat air, cinta kebersihan, dan keengganan merusak alam. Di situlah ekologi menemukan maknanya," sambungnya.

Kemudian, Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudhu. Ia menyebut Masjid Istiqlal telah menerapkan prinsip tersebut hingga meraih sertifikat internasional EDGE dari Bank Dunia sebagai Green Mosque.

Baca artikel selengkapnya di sini.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads