Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar) sejak Jumat (9/1/2026). Akses lalulintas di Jalan Karangan yang menghubungkan Landak dengan Bengkayang lumpuh.
"Tak berani lewat Bang. Karena air semakin tinggi. Ini sudah tinggi pinggang orang dewasa," kata Amin, salah satu pelintas kepada detikKalimantan, Jumat (9/1/2026).
Amin menjelaskan, banjir ini terjadi karena luapan sungai yang sehari sebelumnya diguyur hujan. Ia memperkirakan, air semakin naik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dari Pontianak mau ke Sompak. Harus lewat jalan ini. Sudah dua jam saya menunggu, air semakin naik," kata sopir pikap tersebut.
Jalan Karangan penghubung Landak-Bengkayang banjir. (Istimewa) |
Sementara itu, Antonius warga sekitar mengatakan, air mulai naik pada pukul 14.00 WIB. Air ini kiriman dari Sungai Landak.
"Tadi siang mulai naik airnya. Ini mungkin nanti malam sudah surut. Karena bagian atas sudah mulai surut. Ini kan air kiriman dari atas," jelasnya.
Hingga saat ini, air masih terus naik. Sebagian pengendara nekat menerjang banjir menggunakan kendaraan pribadi, menumpang jasa ojek truk dan perahu. Namun, ada juga yang bertahan menunggu air surut.
(aau/aau)

