Cuma Kalimantan yang 2 Kali Tahun Baruan

Cuma Kalimantan yang 2 Kali Tahun Baruan

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Rabu, 31 Des 2025 22:51 WIB
Kembang Api
Ilustrasi tahun baru. Foto: Freepik
Balikpapan -

Wilayah Indonesia mengalami tiga kali pergantian tahun baru 2026 sesuai zona waktunya masing-masing. Uniknya, Pulau Kalimantan mengalami dua kali tahun baru karena memiliki dua zona waktu berbeda.

Terkait zona waktu, Kalimantan memang berbeda dari pulau lainnya di Indonesia. Hal ini disebabkan letak Kalimantan yang berada di antara zona Waktu Indonesia Barat (WIB) dan Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Untuk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) menggunakan WIB, Sedangkan Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Utara (Kaltara) menggunakan Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya, warga Kalsel, Kaltim, dan Kaltara akan merayakan Tahun Baru 2026 lebih awal. Baru satu jam kemudian warga Kalbar dan Kalteng yang merayakan tahun baru.

Sejarah Pembagian Zona Waktu Kalimantan

Pada awalnya, seluruh provinsi di Pulau Kalimantan memiliki satu zona waktu yang sama, yaitu Wita. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 243 Tahun 1963.

Namun seiring waktu, zona waktu di daerah tersebut diubah. Perubahan dilakukan lewat Keppres Nomor 41 Tahun 1987 Tentang Pembagian Wilayah Republik Indonesia Menjadi 3 (Tiga) Wilayah Waktu.

Pada aturan baru tersebut, dilakukan perubahan zona waktu untuk beberapa provinsi, yaitu Kalbar, Kalteng, dan Bali. Selanjutnya, Kalbar dan Kalteng menggunakan WIB, sedangkan Bali pindah ke Wita.

Disebutkan pula alasan dilakukan perubahan, yakni pembagian waktu di tiga provinsi tersebut tidak sesuai lagi dengan kenyataan waktu dan geografis.

Dalam perkembangannya, dibentuk provinsi baru Kalimantan Utara (Kaltara) yang sebelumnya merupakan bagian dari Kalimantan Timur (Kaltim). Zona waktu Kaltara pun sama dengan dengan Kaltim.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Top 5: Slank Rilis Lagu 'Republik Fufufafa' hingga 'Super Flu' di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads