RS Bhayangkara di Banjarbaru Sudah 83%, Target Beroperasi Pertengahan 2026

RS Bhayangkara di Banjarbaru Sudah 83%, Target Beroperasi Pertengahan 2026

Khairun Nisa - detikKalimantan
Rabu, 10 Des 2025 10:04 WIB
Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan saat meninjau pembangunan RS Bhayangkara di Banjarbaru.
Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan saat meninjau pembangunan RS Bhayangkara di Banjarbaru/Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjarbaru -

Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara tipe dua di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berjalan. Saat ini, pembangunan sudah mencapai 83%.

Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan meninjau pembangunan RS Bhayangkara bersama Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko. Mereka juga didampingi jajaran pejabat utama Polda Kalsel.

Yudha menjelaskan rumah sakit itu saat ini masih berstatus sebagai cabang dari RS Bhayangkara di Banjarmasin. Nantinya, seiring berjalannya waktu, RS itu akan berubah menjadi satker sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini masih cabang dari Banjarmasin, nantinya akan jadi Satker sendiri. Sehingga masyarakat dari Tanah Laut, Banjar, Tapin, dan HSS bisa datang ke RS Bhayangkara di Banjarbaru ini," sebut Yudha, Rabu (10/12/2025).

Progres pembangunan sudah mencapai 83%. Ia berharap di akhir tahun dan di akhir kontrak bisa mencapai 100%. Yudha ingin di pertengahan 2026, RS itu sudah bisa beroperasi.

"Kita harap di pertengahan 2026 ini sudah bisa beroperasi dan bisa melayani masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko menerangkan saat ini pembangunan tinggal menyelesaikan beberapa kekurangan bangunan.

"Ini tinggal melengkapi bagian-bagian arsitek, untuk ruangan-ruangan sudah. Ini tinggal penyempurnaan," sebut El.

Instalansi kelistrikan, gas medis, dan beberapa ruangan sudah selesai. Untuk tenaga medis, El Yandiko menyebut akan mengutamakan dari orang asli di Kalimantan Selatan. Namun, karena saat ini masih jadi satu dengan RS Bhayangkara di Banjarmasin, maka nantinya tenaga medis akan dibagi dari yang di Banjarmasin.

"Kita utamakan yang dari Kalsel dulu, nanti kalau membutuhkan yang lebih kompoten baru dari luar. Tenaga juga akan di-split," sebut El.

Saat ini, struktur organisasi di RS Bhayangkara juga tidak berubah. El mengatakan tidak ada Karumkit baru, dan seluruh jajaran masih sama seperti di RS Bhayangkara Banjarmasin.

"Masih jadi satu, tidak ada Karumkit baru dan yang lainnya," tutup El.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads