Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Gus Elham, Minta Ada Sanksi Hukum

Regional

Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Gus Elham, Minta Ada Sanksi Hukum

Faiq Azmi - detikKalimantan
Jumat, 14 Nov 2025 10:10 WIB
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menghadiri Pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Senin (10/2/2025) sore
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Foto: YouTube TVNU
Surabaya -

Gus Elham Yahya, pendakwah asal Kediri, telah meminta maaf atas video dirinya menciumi anak-anak perempuan di depan jemaah. Meski demikian, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar berpendapat tetap diperlukan sanksi atas kejadian ini supaya dapat memberikan efek jera.

Dilansir detikJatim, Kiai Miftah pertama-tama menyayangkan tindakan Gus Elham yang menurutnya tidak sesuai dengan tujuan dakwah sebenarnya. Ia bahkan mengatakan tindakan tersebut dapat merusak.

"Dakwah macam apa kalau seperti itu kelakuannya itu ya. Masa anak kecil dicium-cium begitu, merusak itu," ujarnya di Surabaya, Kamis (13/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kiai Miftah pun meminta agar ada langkah tegas dari pihak aparat penegak hukum. Menurutnya, pendakwah yang melakukan tindakan tidak pantas seperti ini tidak diberi ruang untuk kembali menjadi panutan masyarakat.

"Nggak boleh ada muncul lagi, bila perlu diberi sanksi biar jera," katanya.

PBNU, menurutnya, juga secara tegas mengecam tindakan tersebut. Namun soal sanksi, Kiai Miftah mengatakan PBNU hanya bisa memberikan sanksi berupa administratif. Karena itu, ia berharap ada campur tangan pihak yang berwenang juga. Bahkan ia berharap polisi dapat bersikap proaktif.

"Yang berwajib kan (yang memberikan sanksi). Kalau NU kan sanksinya paling administrasi. Iya, jadi pihak berwajib juga harus menjemput bola, laporan," katanya.

Pengaduh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya itu juga mengatakan PBNU telah mengambil langkah pencegahan dengan membentuk satuan tugas khusus, agar kejadian semacam ini tidak terulang.

"PBNU sudah membentuk tim satgas, sudah dibentuk," tandasnya.

Sebelumnya Gus Elham telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial menyusul viralnya video ia mencium anak-anak perempuan di panggung. Meski dalam video itu ia sempat terdengar meminta izin untuk mencium, tetapi publik menilai tindakannya tetap tidak pantas terhadap anak kecil.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kediri, 11 November 2025 jam 14.00 WIB. Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki, saya pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi," ungkapnya dikutip detikJatim pada Rabu (12/11/2025).

Baca selengkapnya di sini.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads