Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu PSIM Jogja dalam laga pekan keenam Super League besok. Pelatih The Guardians, Oscar Bruzon, mewanti-wanti timnya untuk tetap mewaspadai tim tamu.
Diketahui, kedua tim bakal bentrok dengan performa yang begitu bertolak belakang. Tuan rumah, misalnya, belum menelan kekalahan hingga lima pertandingan.
Bhayangkara bercokol di posisi delapan klasemen sementara Super League dengan raihan 1 kemenangan dan empat hasil seri.
Sementara di sisi lain, tim tamu datang dengan kondisi babak belur. Laskar Mataram belum pernah menang dengan satu hasil seri dan empat kali kalah beruntun.
Hasil terakhir saat dihajar 1-2 oleh tim tamu PSM Makassar, Jumat (16/10), membuat manajemen PSIM memutuskan memecat pelatih kepalanya, Jean-Paul van Gastel. Selain itu, tim tamu juga tidak diperkuat bek kiri asingnya, Ondrej Rudzan, yang harus absen lantaran alasan keluarga.
Meski begitu Oscar Bruzon meminta pasukannya untuk tidak meremehkan PSIM. Ia menilai, tim yang tengah berada dalam situasi sulit biasanya dalam kondisi berbahaya.
"Ketika Anda bermain melawan tim yang sedang melalui periode sulit, itu sangat berbahaya karena mereka akan berusaha membalikkan keadaan. Jadi, full respek kepada rival kami dan kami tahu besok akan menjadi pertandingan yang sulit," ujar Bruzon seperti dikutip di situs iLeague, Senin (19/10/2026).
Bhayangkara FC juga dihadapkan pada kondisi skuadnya yang kehilangan beberapa pilar penting, seperti Matias Ocampo dan Oscar Brenes. Bruzon menegaskan timnya mempunyai pengganti dengan kualitas sepadan untuk menambal lubang yang ditinggalkan Ocampo dan Brenes.
"Tidak adanya pemain seperti Ocampo dan Brenes bisa dilihat sebagai kendala, tetapi cara kami menghadapinya adalah dengan mencari solusi. Saya yakin para pemain yang sudah menunggu akan menunjukkan bahwa kita punya kedalaman skuad yang baik dan solusinya tidak akan mempengaruhi level performa tim," tegasnya.
Simak Video "Video Kepsek SMP 13 Lampung soal Siswinya Putus Sekolah gegara Dibully"
(apu/ams)