Pieter Huistra mengungkapkan kegembiraannya kembali menjadi Pelatih Kepala PSS Sleman. Ia dengan berkelakar mengaku tidak harus berteriak memberikan instruksi dari tribun penonton.
Diketahui, regulasi Championship melarang tim kontestan dilatih pelatih asing. Karena itu, sepanjang musim 2025/2026, Huistra menjabat sebagai Direktur Teknik Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS.
Kini, dengan kembalinya PSS ke Liga 1 alias Super League, Huistra bisa kembali mendampingi pasukannya dari bench. Ia mengaku bahagia merasakan atmosfer laga di sisi lapangan, dan bisa berkomunikasi secara langsung dengan para pemain, memudahkannya mengambil keputusan secara cepat.
"Saya sangat antusias bisa kembali berada di pinggir lapangan. Bagi saya, itu jauh lebih baik. Rasanya juga lebih nyaman karena saya bisa lebih dekat dengan lapangan dan mengambil keputusan dengan cepat. Kalau berada di tribun, tentu tidak semudah itu," kata meneer asal Groningen, Belanda itu seperti dikutip di situs resmi PSS, Kamis (27/8/2026).
Dengan bercanda, pelatih berusia 59 tahun tersebut menuturkan penonton yang memadati stadion jelas merasa senang karena tidak ada gangguan suara saat menonton.
"Selain itu, saya pikir para penonton di tribun juga akan senang karena mereka tidak perlu duduk bersebelahan dengan orang yang terus berteriak seperti orang gila sepanjang pertandingan," kata dia.
Maksimalkan 10 Hari Jelang Kick Off
Diketahui, PSS akan memulai Super League dengan laga melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Jumat depan (4/9). Persiapan selama sekitar 10 hari dimanfaatkannya untuk meningkatkan kebugaran tim.
"Saat ini masih ada waktu 10 hari menuju kick off kompetisi dan kebugaran fisik para pemain terus meningkat setiap harinya. Di saat bersamaan, kami masih memiliki waktu untuk mempersiapkan pertandingan pertama. Bahkan setelah laga tersebut, kami masih memiliki waktu lebih untuk terus meningkatkan kualitas tim," papar eks pelatih Borneo itu.
Huistra melanjutkan, saat ini persiapan timnya sudah mendekati 100 persen. Namun, dia butuh waktu sebelum benar-benar pemainnya dalam kondisi siap bermain.
"Untuk saat ini, kami masih belum mencapai angka tersebut. Namun, kami masih memiliki waktu 10 hari untuk meningkatkannya. Seiring berjalannya waktu dan kompetisi bergulir, kami memastikan sudah siap dengan kondisi tersebut," ujarnya.
Simak Video "Menggelar Fashion Show Bersama Warga di Grojogan Kapuhan, Sleman"
(apu/apu)