Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, memastikan kontraknya habis pada bulan Mei ini. Ansyari buka suara terkait masa depannya di PSS.
Ansyari mengungkapkan, saat ini belum ada keputusan pasti terkait masa depannya di PSS. Ia menyerahkan keputusan kepada manajemen PSS dan Direktur Teknik Pieter Huistra.
"Kontrak saya habis (Mei). (Bertahan di PSS atau tidak) Ya itu tergantung manajemen dan Dirtek," ujar Ansyari, Kamis (14/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ansyari juga tak banyak komentar apakah ia akan bergabung dengan klub lain atau tidak. Ia menegaskan bahwa belum ada klub lain yang menghubunginya hingga saat ini.
"Nggak ada, belum," katanya singkat.
Saat ini, Ansyari menyebut akan menikmati waktu libur kompetisi bersama keluarga. Namun, ia berharap bisa kembali menjadi staf kepelatihan PSS pada musim depan.
"Ya pasti pulang ke Medan lah. Sama keluarga, menikmati satu tahun yang sangat panjang, yang melelahkan. Ya mudah-mudahan kita refreshing, bisa untuk musim depan lagi," pungkasnya.
Diketahui, Ansyari mengemban peran penting di balik moncernya penampilan PSS di Championship 2025/2026. Sebagai pelatih kepala, ia sukses mengantarkan Super Elja naik kasta ke Super League musim depan.
Adapun Ansyari dipastikan tak bisa menjadi pelatih kepala PSS di Super League. Selain terganjal lisensi yang belum memenuhi, Pieter Huistra yang sebelumnya mengemban peran sebagai Direktur Teknik memastikan dirinya kembali menjadi pelatih kepala PSS di musim depan.
(ahr/apu)

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja
MBG Libur, Harga Ayam Hidup di Gunungkidul Anjlok Jadi Rp 17 Ribu/Kg