PSS Sleman batal menang dari Persela Lamongan setelah tim tamu itu menjebol gawang Ega Rizky di menit 86. Pelatih PSS, Ansyari Lubis, pun mengungkap biang keladi timnya kebobolan di menit-menit akhir.
Unggul di Babak Pertama
Laga PSS Sleman vs Persela Lamongan dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026). Kick off pukul 15.30 WIB.
Awalnya PSS Sleman unggul sementara 1-0 di babak pertama atas Persela Lamongan. Gol dicetak Gustavo Tocantins menit 37. Di babak pertama, Persela mencoba bermain menekan, sementara PSS mencoba melakukan penguasaan bola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Percobaan pertama PSS pada menit ke-2 lewat umpan terobosan Ichsan Pratama ke Riko Simanjuntak. Tendangan Riko dari sisi kiri gawang mudah diamankan kiper Persela.
Peluang emas Persela pada menit ke-4 lewat umpan lambung yang diterima John Mena di dalam kotak penalti. Sundulannya melambung ke atas mistar gawang.
Gustavo Tocantins berhasil mencuri bola di pertahanan lawan menit ke-9. Dari sisi kiri bola, Tocantins mencoba menyasar ke pojok gawang, namun bola melambung tipis ke atas mistar gawang.
Kedua tim sama-sama agresif membangun serangan. Pemain Persela Hambali melesakkan tendangan keras on target ke gawang PSS. Kiper Ega Rizky berhasil mengamankan bola menit 19.
Gol! PSS berhasil unggul lewat sundulan Gustavo Tocantins menit ke-37. Ia memanfaatkan umpan lambung dari rekannya.
Kedua tim bermain dengan intensitas yang cukup tinggi memasuki perpanjangan waktu. Skor 1-0 untuk keunggulan PSS tak berubah hingga peluit turun minum.
Kebobolan di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, PSS bermain lebih menekan. Peluang datang dari aksi Riko Simanjuntak yang mengirim umpan ke kotak penalti menit 47, namun tak ada rekan yang menyambut.
Intensitas permainan meningkat memasuki menit 52. Persela hampir mengancam gawang PSS lewat umpan set piece Muh Sadewa. Bola mampu dihalau pemain PSS.
Peluang PSS menit ke-60 lewat tendangan keras Dominikus Dion dari luar kotak penalti. Tendangannya melebar ke sisi kiri gawang.
Peluang kembali datang dari Lucao yang mampu mengelabui pemain Persela di kotak penalti menit 67. Bola mudah ditangkap kiper Rafli Mahreza.
Kembali, PSS dapat peluang emas pada menit 80 lewat aksi solo run Terens Puhiri yang mengirim umpan ke Riko Simanjuntak di depan kotak penalti. Bola dihalau pemain Persela.
Gol! Persela menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Titan Agung menit 84. Sempat dilakukan cek VAR, gol disahkan wasit.
Dengan hasil imbang ini, PSS tertahan di posisi kedua klasemen Grup Timur dengan 34 poin. Adapun Persela di posisi keenam dengan 26 poin.
Ansyari Sebut Pemain Tak Konsentrasi
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengakui timnya kehilangan fokus di menit-menit akhir sehingga gagal mengamankan kemenangan.
"Yang pertama tentu kami tetap mengapresiasi seluruh pemain. Tapi kami dihukum oleh ketidakkonsentrasian pemain, terutama fokus di akhir-akhir pertandingan. Itu yang membuat kami kebobolan," kata Ansyari saat jumpa pers usai laga, Minggu (18/1/2026).
Ia menegaskan, masalah kehilangan konsentrasi menjelang akhir pertandingan menjadi catatan serius untuk timnya ke depan.
"Ini jadi evaluasi penting buat kami. Sebelum 90 menit berakhir, itu berarti kita belum menang. Kehilangan fokus di menit-menit akhir sangat berbahaya dan itu jadi PR kami ke depan," ujarnya.
Ansyari juga menyoroti lemahnya antisipasi di sektor sayap yang dimanfaatkan Persela hingga berujung gol yang menyamakan kedudukan.
"Bukan karena kami terlalu menekan untuk menambah gol. Justru permainan mengalir saja dan ada ruang-ruang di sisi sayap yang tidak terantisipasi. Mereka beberapa kali melakukan crossing dan itu tidak diantisipasi dengan baik, termasuk second ball-nya," jelasnya.
Dengan hasil imbang ini, Ansyari meminta para pemain tetap menjaga fokus dan kerja keras pada laga-laga berikutnya demi menjaga peluang PSS.
"Kalau kami masih ingin punya harapan, ya harus dimaksimalkan di pertandingan selanjutnya. Tidak ada yang tidak mungkin kalau semua mau bekerja keras, fokus, dan konsentrasi," tegasnya.
Kiper PSS Ega Rizky juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil imbang tersebut. Ia memastikan seluruh pemain akan bekerja lebih keras pada laga berikutnya.
"Kami dari pemain mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah mendukung. Kami juga minta maaf karena hanya bisa mendapatkan satu poin. Ke depannya kami akan bekerja lebih keras lagi untuk pertandingan selanjutnya," kata Ega.
"Kami yakin dengan kualitas tim yang kami miliki. Insyaallah ke depan kami bisa meraih hasil yang lebih baik dan membawa poin," pungkasnya.
Pernyataan Pelatih Persela
Sementara itu pelatih Persela Bima Sakti bersyukur timnya mampu mencuri satu poin di kandang PSS. Ia menilai hasil imbang tersebut sudah sesuai dengan target timnya.
"Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh pemain dan dukungan semua elemen tim, kami bisa membawa pulang satu poin. Target kami memang menang, tapi kalau tidak bisa, seri pun tetap kami syukuri," kata Bima.
Menurutnya, PSS memiliki kualitas pemain yang bagus dan performa tim yang tengah meningkat. Karena itu, satu poin di Stadion Maguwoharjo dinilai sangat berarti bagi Persela.
"Kami tahu PSS bermaterikan pemain-pemain bagus dan performanya sedang naik. Alhamdulillah hari ini berkat kerja keras pemain, satu poin ini bisa kami bawa pulang," ujarnya.
Simak Video "Video: Bus Persela Lamongan Dilempari Batu Usai Lawan PSS Sleman"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)












































Komentar Terbanyak
Perjalanan Eks Kapolresta Sleman Didemosi Buntut Gaduh Kasus Hogi Minaya
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran, Ini Sosoknya
Kala Bos Rokok HS Minta Maaf ke Pemotor Jupiter Usai Laka Vs Mogenya