Nasional

2 Kapal Pertamina Terjebak Penutupan Selat Hormuz, Begini Kondisi Krunya

Heri Purnomo - detikJogja
Selasa, 10 Mar 2026 18:21 WIB
Kapal tanker raksasa Pertamian Pride. (Foto: dok. Pertamina)
Jogja -

Dua kapal PT Pertamina International Shipping terjebak usai Iran menutup Selat Hormuz. PT Pertamina (Persero) mengungkap kondisi kru kedua kapal tersebut.

Diketahui dua kapal tersebut yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro. Kedua kapal itu disebut berada di Teluk Arab sehingga belum berada di Selat Hormuz.

Meski begitu, kedua kapal itu harus melewati Selat Hormuz yang masih ditutup Iran agar bisa keluar dari Teluk Arab.

"Dua kapal yang selama ini tertahan di Selat Hormuz apakah benar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro? << Pertamina Pride dan Gamsunoro tertahan di Teluk Arab/Teluk Persia, belum bisa melalui Selat Hormuz," ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita kepada detikcom, dikutip dari detikFinance, Selasa (10/3/2026).

Arya menyampaikan baik kapal maupun kru saat ini terpantau aman dan selamat.

"2 kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab, kondisi kapal dan kru dalam keadaan aman dan selamat," terangnya.

Pertamina memastikan memantau kondisi kru maupun kapal itu secara real time.

"Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan serta keselamatan seluruh kru kapal dan muatan yang dibawa," terang Arya.

Arya menyebut sedikitnya 345 armada kapal di bawah pengelolaan Pertamina Group yang menopang distribusi energi baik di perairan internasional maupun di wilayah perairan Indonesia.

"Selain kapal-kapal tersebut, rantai pasok dan distribusi energi tetap solid, baik di perairan internasional maupun perairan Indonesia yang didukung setidaknya 345 armada kapal di bawah pengelolaan Pertamina Group," katanya.



Simak Video "Video: Ekonom UGM Bahas Kebijakan Pemerintah Soal Energi di Masa Perang AS-Iran"

(ams/afn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB