Mayat Pria di Rumah Warga Guwosari Bantul, Ada Luka Robek-Benjolan di Kepala

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 24 Agu 2026 15:12 WIB
TKP ditemukannya mayat pria penuh luka di Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul, Minggu (23/8/2026) malam. Foto: dok. Polres Bantul
Bantul -

Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumah warga daerah Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul dengan kondisi penuh luka. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab meninggalnya pria tersebut, karena sebelumnya korban mabuk-mabukan bersama rekannya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan awalnya polisi mendapat laporan dari warga terkait orang meninggal dunia di dalam rumah, Minggu (23/8) pukul 23.20 WIB. Anggota Polsek Pajangan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

"Dari pemeriksaan awal di lokasi penemuan, pria itu ditemukan dalam posisi terbujur dan terdapat sejumlah luka pada tubuhnya," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (24/8/2026).

Rita melanjutkan, berdasarkan penyelidikan, pria itu bernama Triyanto (40) alias Munil, warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Mendapati adanya luka pada tubuh Munil, polisi lalu menghubungi Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bantul serta tim medis dari Puskesmas Pajangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka robek pada bagian belakang tubuh Munil. Selain itu, darah masih mengalir dari telinga, serta ada pula cairan bekas darah pada bagian hidung.

"Selain itu ditemukan benjolan luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dengan diameter sekitar empat sentimeter. Kemudian terdapat luka gores pada bagian punggung dengan panjang sekitar enam sentimeter sebanyak tiga titik," ujarnya.

Terlepas dari hal tersebut, Rita menyebut pula bahwa petugas medis juga menemukan tanda-tanda kaku mayat pada tubuh korban. Sementara itu, sianosis atau kondisi kulit dan selaput lendir yang membiru karena kekurangan oksigen dalam darah terlihat pada ujung kedua jari tangan dan kaki.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan," ucapnya.

Terkait apakah Munil merupakan korban pembunuhan, Rita mengaku masih memerlukan pendalaman. Ia menerangkan, polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan korban.

"Untuk penyebab pasti korban meninggal dunia masih dalam pengembangan dan penyelidikan polisi. Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia," katanya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi mendapatkan fakta bahwa Munil sempat bertemu dengan rekan-rekannya pada hari Sabtu (22/8) malam. Selain bertemu, Munil ternyata juga sempat minum minuman keras.

"Dari informasi awal yang diperoleh polisi, korban sebelumnya sempat berada bersama sejumlah orang dalam kegiatan minum minuman keras di Ngestiharjo hari Sabtu malam," ujarnya.

Setelah itu, korban diketahui berpindah ke beberapa lokasi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah seorang warga di Guwosari, Pajangan.

"Tapi polisi belum menyimpulkan keterkaitan rangkaian kegiatan tersebut dengan kematian korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mengumpulkan keterangan serta bukti di lapangan," ucapnya.



Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"

(apu/alg)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork