RSUP Dr. Sardjito buka suara terkait insiden ambulans yang menabrak pagar di area lobi rumah sakit pagi tadi. Pihak rumah sakit memastikan ambulans tersebut tidak sedang mengangkut pasien saat kejadian.
Kabar insiden menabrak tembok di area lobi rumah sakit seperti dibagikan akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahan itu, tampak mobil ambulans sedang dievakuasi oleh tim rumah sakit.
"Info min,tadi pagi jam 07.23 ada Ambulans Grandmax Jatuh dari Lobby Rs Sarjito Ugm," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Sabtu (27/6/2026).
Saat dimintai konfirmasi, Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Ambulans tersebut sebelumnya diparkir di area halaman rawat jalan karena menyesuaikan kebutuhan operasional pelayanan pada malam hari yang cukup padat.
"Pada saat kejadian, ambulans berada dalam kondisi tidak mengangkut pasien. Kendaraan tersebut merupakan armada RS Sardjito yang dipersiapkan untuk mendukung pelayanan kegawatdaruratan," kata Banu saat dihubungi detikJogja hari ini.
Banu menerangkan, sekitar pukul 06.15 WIB, ambulans hendak dipindahkan karena area parkir tersebut akan digunakan sebagai tempat parkir pasien rawat jalan. Saat proses penataan kendaraan operasional oleh seorang petugas keamanan, terjadi insiden yang tidak diinginkan.
"Dalam proses penataan kembali kendaraan operasional oleh seorang petugas keamanan, terjadi insiden yang tidak disengaja dan tidak diharapkan, sehingga ambulans bergerak dan membentur tembok di area depan rumah sakit," ujarnya.
Akibat benturan itu, satu orang keluarga pasien yang berada di sekitar lokasi terdampak serpihan pagar yang roboh. Korban kemudian langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). RSUP Dr. Sardjito juga telah berkomunikasi dengan keluarga pasien tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan tidak mengalami cedera berat dan dalam kondisi baik sehingga secara medis diperbolehkan pulang," jelasnya.
Lebih lanjut, Banu memastikan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat tetap berjalan normal. Ia menyebut ketersediaan armada ambulans untuk melayani pasien tidak terganggu meski salah satu kendaraan mengalami insiden.
"Pelayanan Instalasi Gawat Darurat tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan, karena ketersediaan armada ambulans untuk pelayanan pasien tetap mencukupi dan siap digunakan setiap saat," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit telah menangani kerusakan yang terjadi sekaligus melakukan evaluasi internal untuk memperkuat aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur operasional.
"Keselamatan pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan seluruh petugas merupakan prioritas utama kami. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat," pungkas Banu.
Simak Video "Begini Euforia di Jogja Financial Festival & Run D-City 2026"
(afn/afn)