Gempa M 5,3 (sebelumnya ditulis M 5,6) mengguncang Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga wilayah Jogja siang ini. KAI Daop 6 Jogja menyebut 15 perjalanan kereta sempat terhenti imbas gempa tersebut.
Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, dalam keterangannya menyebut ada 15 kereta yang sempat berhenti luar biasa.
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut," ujar Feni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).
"Pemeriksaan prasarana dan sarana pascagempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga," lanjutnya.
Berikut KA yang sempat berhenti luar biasa untuk menunggu pemeriksaan prasarana dan sarana pascagempa di Daop 6:
1. KA 269B Matarmaja (10 menit)
2. KA 10C Argo Wilis (5 menit)
3. KA 574a KA Bandara Adi Soemarmo (23 menit)
4. KA 16 Argo Dwipangga (15 menit)
5. KA 110b Fajar Utama YK (10 menit)
6. KA 167 Kertanegara (22 menit)
7. KA 85b Sancaka (13 menit)
8. KA 714 Commuterline Yogyakarta-Palur (20 menit)
9. KA 706 Commuterline Yogyakarta-Palur (19 menit)
10. KA 106b Gajahwong (16 menit)
11. KA 153 Ranggajati (13 menit)
12. KA 554 Bandara YIA (11 menit)
13. KA 541 Bandara YIA (12 menit)
14. KA 188 Joglosemarkerto (26 menit)
15. KA 47 Taksaka (21 menit)
Diketahui gempa M 5,3 (sebelumnya ditulis M 5,6) mengguncang Pacitan pukul 14.47 WIB. Tak ada potensi sunami imbas gempa tersebut.
"Gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.3 pada kedalaman 53 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9.05° LS; 111.11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 Km arah Tenggara Pacitan. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tulis BMKG di situs resminya.
Dijelaskan juga gempa ini terasa hingga beberapa wilayah termasuk Jogja, Bantul, Sleman, dan Kulon Progo.
"BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat," tulis BMKG.
Simak Video "Video: Gempa M 6,4 Pacitan Merusak 4 Bangunan di Bantul-7 Orang Terluka"
(afn/afn)