3 Pelajar Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Bogor

Jabodetabek

3 Pelajar Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Bogor

Muchamad Sholihin - detikJogja
Selasa, 28 Apr 2026 20:09 WIB
Ilustrasi cairan kimia berbahaya.
Ilustrasi cairan kimia berbahaya. Foto: Ilustrasi menggunakan Gemini AI
Jogja -

Tiga pelajar menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua korban di antaranya opname karena harus menjalani tahapan operasi.

Dilansir detikNews, Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri mengatakan kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

"Jadi ini korbannya ada tiga, yang dua masih di rumah sakit menjalani operasi, yang dua (korban) masih dirawat. Kalau yang satu luka bakar juga sekitaran muka, cuma dia tidak dirawat di rumah sakit, masih bisa beraktivitas," kata Silfi kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Silfi menjelaskan, ketiga korban berasal dari satu sekolah yang sama. Dua korban di antaranya harus menjalani operasi untuk mengobati lukanya.

ADVERTISEMENT

"Kalau dari dokter sendiri sih belum menyatakan berapa persennya (luka bakar) ya. Karena kami sendiri meminta hasil visum sampai saat ini belum bisa dikeluarkan, karena memang masih dalam proses tahapan penyembuhan. Masih beberapa kali operasi lagi katanya, infonya," ujar Silfi.

Sebelumnya, polisi menyebut peristiwa itu terjadi saat korban dalam perjalanan pulang seusai nongkrong pada Senin (20/4) malam. Korban saat itu disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

"Nah tapi kalau dari keterangan pelapor selaku kakak kandung salah satu korban kemarin yang melaporkan, kalau dari versi kakaknya adalah dua anak ini pulang sekolah terus nongkrong dulu," kata Kasatres PPA & PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Rabu (22/4/2026).

"Korban belum bisa diperiksa masih dalam proses pemulihan di rumah sakit, kita fokusnya pemulihan korban dulu," imbuhnya.




(dil/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads