2 Remaja Terseret Arus Saat Coba Surfing di Parangtritis, 1 Hilang

2 Remaja Terseret Arus Saat Coba Surfing di Parangtritis, 1 Hilang

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 19 Apr 2026 21:11 WIB
Male surfer on the coastline of Western Cape Province near Cape Town, South Africa
Ilustrasi Surfing. Foto: Getty Images/stockstudioX
Bantul -

Dua remaja terseret arus saat bermain surfing di Pantai Parangtritis, Bantul, sore tadi. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diketahui datang ke pantai sekitar pukul 16.00 WIB bersama temannya, lalu berniat belajar surfing.

Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto menjelaskan, peristiwa itu bermula saat salah satu korban sempat meminta diajari oleh seorang atlet surfing di lokasi. Namun permintaan itu ditolak karena atlet tersebut tengah mengajar peserta lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban menghampiri temannya yang merupakan atlet surfing dan meminta untuk diajari bermain surfing tapi tidak bisa karena mau mengajari orang lain," kata Pipit kepada wartawan, Minggu (19/4/2026).

ADVERTISEMENT

Akan tetapi korban tetap nekat meminjam papan surfing tanpa izin.

"Tanpa sepengetahuan pemilik, korban kemudian meminjam papan surfing dan digunakan berdua tanpa sesuai SOP," ujar Pipit.

Saat berada di laut, kedua korban terbawa arus ke tengah, tepatnya di area rip current. Teman korban yang merupakan atlet surfing melihat kejadian itu dan berupaya memberikan pertolongan.

"Petugas berenang ke tengah menggunakan papan selancar dan pelampung untuk menolong korban," katanya.

Satu korban atas nama Angga Hendra Saputra (16) warga Bantul berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara satu korban lainnya, Angger Raditya Nanda P (16), warga Sewon, Bantul, terbawa arus lebih jauh ke tengah laut.

Dalam proses penyelamatan, petugas dan korban sempat berada sekitar 350 hingga 400 meter dari bibir pantai. Gelombang tinggi menyebabkan korban terlepas dari jangkauan petugas.

"Korban terlepas dari dekapan petugas setelah diterjang gelombang tinggi dan hingga saat ini masih dalam pencarian," jelasnya.

Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan, melibatkan Satgas Linmas Jogo Segoro, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, serta warga sekitar.



(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads