Cobro dan Kitin Anggota Joxzin Bantul Pernah Terlibat Utang Piutang, Tapi...

Cobro dan Kitin Anggota Joxzin Bantul Pernah Terlibat Utang Piutang, Tapi...

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 11 Mar 2026 12:15 WIB
Cobro dan Kitin Yogatama Rustamaji (KYR) anggota Joxzin yang dibunuh ternyata berteman dekat.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Jogja -

Pelaku pembacokan anggota Joxzin hingga tewas di Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul yakni SS alias Cobro (29) ternyata merupakan teman dekat dari korban, yakni Kitin Yogatama Rustamaji alias KYR (36).

"Jadi yang melakukan pembacokan (yaitu) SS dengan KYR ada hubungan dekat, pertemanan," kata Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto kepada wartawan di Polres Bantul, Rabu (11/3/2026).

Bahkan, saking dekatnya pertemanan antara Cobro dan KYR, keduanya sempat terlibat utang piutang. Namun, utang piutang itu telah selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hubungan pertemanan, sudah lama, bahkan sampai utang piutang Rp 400 ribu tapi sudah diselesaikan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut korban KYR (36) dan tersangka pembunuhan yakni SS alias Cobro (29) serta FS (22) sempat minum-minuman keras bersama di rumah KYR. Setelah itu, KYR melontarkan perkataan yang menyinggung Cobro hingga akhirnya terjadi pembacokan.

"Jadi SS, FS, dan korban, (total ada) 8 orang berkumpul di rumah KYR mulai pukul 20.00 WIB (24/2) hingga Rabu (25/2) pukul 04.00 WIB. Di sana mereka minum-minuman keras," kata Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto kepada wartawan di Polres Bantul, Rabu (11/3/2026).

Ketika minum-minuman keras itu kemudian terjadi obrolan-obrolan yang dianggap melukai perasaan Cobro. Perkataan dari KYR, yaitu "nek sok-sokan alim ojo ning kene" (kalau merasa paling alim jangan di sini).

"Sehingga pukul 04.00 WIB, SS mengajak FS untuk mengambil golok di rumahnya. Kemudian, pukul 05.00 WIB kembali lagi ke rumah KYR melalui pintu belakang dan mendapati KYR sedang tertidur bersama anak dan istrinya dan melakukan pembacokan," ujarnya.

Bayu mengatakan Cobro menggunakan golok bergagang kayu warna cokelat dengan panjang 53 cm. Cobro membacok KYR lebih dari satu kali.

"Lalu SS membacok sebanyak tiga kali, pertama kena wajah sebelah kiri, sabetan kedua mengenai perut dan juga mengenai jari istri KYR dan sabetan ketiga mengenai paha sebelah kanan KYR, itu mengakibatkan KYR meninggal dunia," ucapnya.




(par/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads