Postingan bernarasi adanya pelaku klitih yang ditangkap di Imogiri, Bantul, ramai di media sosial (medsos). Polisi menyebut kejadian itu merupakan duel dan salah satu mengalami luka akibat sabetan senjata tajam (Sajam).
"23:08 min ini ada klitih tertangkap diimogiri tepatnya diselatan smp 2 imogiri,pelaku sudah diamankan pihak berwajib,akun saya tolong disamarkan," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja hari ini.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dimintai konfirmasi menjelaskan kejadian bermula saat saksi, Subiyatman (38), warga Mojohuro, Sriharjo, Imogiri, Bantul sedang makan batagor di pinggir Jalan Imogiri-Siluk, tepatnya di selatan SMPN 2 Imogiri, Senin (9/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, tiba-tiba beberapa pemuda datang dan melakukan perkelahian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam perkelahian itu ada salah satu pemuda yang membawa sajam dan mengayunkan ke lawannya," katanya kepada wartawan di Bantul, Selasa (10/2/2026).
Saat melihat perkelahian tersebut, Subiyatman sontak berteriak 'klitih-klitih'. Teriakan itu membuat warga sekitar keluar dari rumah masing-masing.
"Warga lalu menolong korban yang terkena sabetan sajam pada bagian tangannya. Sedangkan pelaku yang menyabetkan sajam langsung diamankan," ucapnya.
Penampakan senjata tajam yang dipakai pelaku perkelahian di Jalan Imogiri-Siluk, tepatnya selatan SMPN 2 Imogiri, Bantul, Senin (9/2/2/2026) malam. Foto: dok. Polres Bantul |
Adapun korban yang terkena sabetan sajam adalah B (21), warga Sriharjo. Sedangkan korban kedua adalah E (20), yang mengalami luka memar pada paha dan punggung.
"Untuk B mengalami luka robek pada jari tangan akibat menangkis sabetan sajam," ujarnya.
Adapun untuk pelaku, inisial DAS (21), warga Imogiri langsung diamankan polisi ke Polsek Imogiri. Dari tangan DAS, polisi menyita sajam berupa bendo.
"Dari keterangan, sebelumnya DAS berkomunikasi dengan B yang pada intinya saling menantang untuk duel. Padahal antara DAS dan B itu teman SMP," katanya.
Terkait motif, Rita mengaku polisi masih melakukan pendalaman. Sedangkan untuk DAS telah menjalani penahanan di Polsek Imogiri.
"Kalau untuk motif dan lain-lain masih didalami, jika ada perkembangan nanti disampaikan," ujarnya.
(apu/apl)


Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya