Motor Petugas Damkar Digasak Maling Saat Diparkir di Pos Piyungan Bantul

Motor Petugas Damkar Digasak Maling Saat Diparkir di Pos Piyungan Bantul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Sabtu, 17 Jan 2026 16:45 WIB
Polisi saat mendatangi pos damkar sektor 6 Piyungan, Bantul, TKP petugas kemalingan motor, Jumat (16/1/2026).
Polisi saat mendatangi pos damkar sektor 6 Piyungan, Bantul, TKP petugas kemalingan motor, Jumat (16/1/2026). Foto: dok. Polres Bantul
Bantul -

Motor salah satu anggota Damkarmat Bantul hilang saat parkir di depan pos damkar sektor 6, Kabregan, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Dari rekaman CCTV, pelaku seorang pria yang beraksi sendirian.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pencurian itu berawal saat korban, MFS (30), warga Giring, Paliyan, Gunungkidul, datang ke tempat kerjanya, Jumat (16/1) pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, MFS memarkir motornya di depan pos, tepatnya di sisi paling utara.

"Saat diparkirkan, posisi kunci motor tidak dicabut dan STNK berada di dompet yang menjadi gantungan kunci kunci motor," kata Rita saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun motor korban adalah Honda Beat Street bernomor polisi AB 2396 HM tahun 2018. Sedang warna cat motor tersebut adalah putih.

ADVERTISEMENT

"Nah, pagi sekitar jam 07.00 WIB korban mau bersih-bersih dan kaget melihat motornya sudah tidak ada di parkiran," ujarnya.

Saat itu kondisi pintu pos damkar terbuka. Korban pun sempat mengira motornya sedang dipinjam teman kerjanya.

"Tapi rekan kerjanya tidak ada yang tahu," ucapnya.

Mengetahui dirinya menjadi korban curanmor, MFS lantas mengecek rekaman CCTV. Ternyata motornya dicuri orang yang tidak dikenal.

"Setelah cek CCTV, ternyata motor korban telah diambil pria tidak dikenal," katanya.

Berbekal bukti tersebut, MFS melaporkan kejadian itu ke Polsek Piyungan sekitar pukul 11.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, polisi langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Masih penyelidikan, polisi tadi juga sudah ke pos damkar dan meminta keterangan saksi-saksi. Jika ada perkembangan nanti disampaikan," ujarnya.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads