Internasional

Salah Tuang Bahan Bakar ke Kaldu, 11 Pelanggan Hotpot Dilarikan ke RS

Diah Afrilian - detikJogja
Minggu, 30 Nov 2025 20:05 WIB
Hotpot campur bahan bakar. (Foto: Must Share News)
Jogja -

Sebanyak 11 pelanggan restoran hotpot di China dilarikan ke rumah sakit. Hal itu terjadi setelah pelayan tidak sengaja mencampurkan bahan bakar ke dalam kaldu untuk hotpot yang disajikan.

Dilansir detikFood dari Must Share News (29/11), peristiwa terjadi di restoran hotpot Xiaoxian Feiniu Hotpot Restaurant, Provinsi Shandong, China yang terkenal sebagai penyaji hotpot dengan gaya tradisional.

Pelanggan sempat curiga karena setelah salah satu pelayan menuang kaldu justru tercium aroma menyengat seperti bahan bakar. Ternyata pelayan tersebut melakukan kesalahan mencampurkan bahan bakar untuk kompor ke dalam kaldu yang hendak disajikan untuk pelayan. Namun sajian di hotpot sudah dikonsumsi.

Awalnya pihak restoran sempat membantah adanya kesalahan. Namun kemudian manajer restoran muntah dan dilarikan ke rumah sakit setelah minum 5 sendok suapan kuahnya.

Manajer restoran dan 11 pelanggan lain juga dilarikan untuk mendapat pertolongan pertama. Tim investigasi gabungan dari komisi kesehatan setempat di Boxing County mengeluarkan pernyataan resmi tak lama setelah video kejadian itu viral.

Tindakan darurat seperti investigasi epidemiologi, pengambilan sampel, pemeriksaan, dan pengujian terhadap sup serta kondisi pengunjung langsung dilakukan.

"Menurut hasil investigasi dibuktikan insiden terjadi karena staff salah menambahkan bahan bakar ke dalam kaldu, yang tak sengaja dikonsumsi pelanggan. Totalnya 11 orang terdampak dengan gejala ringan," ujar pihak berwajib seperti dikutip detikFood.

Restoran tersebut langsung diperintahkan untuk menghentikan operasinya sementara waktu. Evaluasi dan perbaikan prosedur keamanan juga dilakukan untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.



Simak Video "Video: Apakah Amonia Bisa Jadi Alternatif Bahan Bakar di Masa Depan?"

(aap/aap)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork