7 Teks Sambutan Upacara Hari KORPRI 2025 Singkat untuk Amanat Pembina

Nur Umar Akashi - detikJogja
Minggu, 30 Nov 2025 15:14 WIB
Upacara KORPRI. (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Jogja -

Salah satu acara penting upacara Hari KORPRI 2025 adalah pembacaan sambutan oleh pembina. Sambutan atau amanat pembina upacara dibacakan tepat setelah pembacaan Panca Prasetya KORPRI dan sebelum menyanyikan Mars KORPRI.

Berdasar Surat Edaran Dewan Pengurus KORPRI Nomor 400.14.1.1/313/DPKP/JT-XI/2025, tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI adalah 'Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju'. Tema ini bisa menjadi pokok bahasan sambutan.

Pembina juga bisa membawakan sambutan yang berfokus pada sejarah pendirian KORPRI. Tema menarik lain seperti bagaimana seorang anggota KORPRI semestinya mengabdi kepada bangsa dan negara pun dapat menjadi opsi.

Berikut ini beberapa contoh teks sambutan upacara Hari KORPRI 2025 yang singkat.

Teks Sambutan Upacara Hari KORPRI 2025 Singkat

Teks Sambutan #1

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Para peserta upacara yang saya hormati,
Hari ini kita memperingati Hari Korps Pegawai Republik Indonesia atau KORPRI, yang lahir pada 29 November 1971. KORPRI didirikan sebagai wadah tunggal bagi aparatur sipil negara, menggantikan berbagai organisasi pegawai yang terpisah-pisah. Tujuan utamanya adalah menjaga netralitas, profesionalitas, dan persatuan ASN dalam mendukung jalannya pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

KORPRI lahir dalam masa pembangunan nasional, ketika bangsa sedang memantapkan pondasi pemerintahan. Diperlukan aparatur negara yang solid, berjiwa Pancasila, dan setia pada Undang-Undang Dasar 1945. Dari sinilah KORPRI ditempa bukan hanya sebagai organisasi kepegawaian, tetapi sebagai penggerak utama birokrasi yang modern, bersih, dan berwibawa. Semangat pengabdian tanpa pamrih menjadi napas dan jati diri KORPRI hingga hari ini.

Dalam perjalanannya, KORPRI telah melewati berbagai fase sejarah bangsa: masa pembangunan, reformasi, hingga era digital yang serba cepat seperti sekarang. Dari sekadar pelaksana administrasi, ASN kini menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, pelayanan publik yang responsif, serta solusi bagi kebutuhan masyarakat. Di tangan ASN-lah wajah negara tercermin, di hati ASN-lah harapan rakyat terjaga.

Kini, KORPRI tidak hanya menekankan profesionalitas, tetapi juga karakter. Aparatur yang jujur, adil, empatik, dan mampu berdialog dengan masyarakat menjadi tuntutan zaman. KORPRI tidak boleh berjalan di belakang perkembangan, tetapi harus berada di garis depan dalam menuntun transformasi birokrasi agar lebih sederhana, transparan, dan berorientasi pelayanan.

Oleh karena itu, memperingati Hari KORPRI bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menguatkan komitmen. Komitmen untuk terus bertransformasi, menjadi aparatur yang berintegritas, kompeten, dan humanis. Mari tunjukkan bahwa kita bukan hanya pegawai pemerintah, tetapi pelayan bangsa dan perekat persatuan.

Selamat Hari KORPRI 2025.
Berkarya, melayani, dan mempersatukan negeri.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Teks Sambutan #2

Yang terhormat para Pejabat Tinggi Negara, yang saya hormati seluruh Pimpinan Lembaga dan Instansi, serta yang saya banggakan, segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di mana pun Saudara/i bertugas. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam suasana penuh khidmat untuk memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia yang Ke-54.

Usia lebih dari setengah abad ini adalah sebuah momentum matang, menunjukkan dedikasi dan pengabdian panjang para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan nasional. Dalam setiap napas pengabdian, KORPRI telah membuktikan perannya sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, sebuah capaian yang patut kita syukuri dan teruskan.

Tahun ini, kita mengangkat tema yang sangat strategis dan inspiratif, yaitu: "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju." Tema ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah amanah, panggilan jiwa, dan komitmen kolektif yang harus kita pegang teguh.

Kata "Bersatu" menjadi kunci utama. Kita harus mampu meninggalkan sekat-sekat sektoral dan kepentingan birokratis yang sempit. KORPRI adalah satu keluarga besar yang memiliki visi tunggal, yaitu kemajuan bangsa, dan hanya melalui persatuan yang kokoh dalam keberagaman tugas inilah kekuatan kita yang tak tertandingi dapat diwujudkan.

Penekanan pada kata "Berdaulat" mengingatkan kita bahwa setiap anggota KORPRI adalah representasi negara di mata masyarakat. Kedaulatan tidak hanya berarti kemandirian negara dari intervensi asing, tetapi juga berarti kemampuan ASN untuk melayani rakyat secara tulus, adil, dan profesional, bebas dari intervensi kepentingan pribadi atau kelompok mana pun.

Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan dan layanan yang kita berikan didasarkan pada kepentingan terbaik rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Inilah esensi dari kedaulatan pelayanan publik yang harus kita jaga.

KORPRI, sebagai wadah tunggal bagi seluruh ASN, memiliki peran sentral dalam menggerakkan transformasi birokrasi menuju Indonesia Maju. Kita berada di era disrupsi, di mana kecepatan, efisiensi, dan inovasi menjadi penentu keberhasilan.

Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk menjadi agen perubahan yang adaptif. Tinggalkan rutinitas lama yang memperlambat, adopsi teknologi digital secara total, dan hadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan transparan. Kita harus menjadi motor penggerak birokrasi yang lincah, profesional, dan berorientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Mewujudkan Indonesia Maju secara hakiki mensyaratkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, investasi terbesar kita saat ini adalah pada peningkatan kapasitas diri. Setiap anggota KORPRI wajib terus belajar, mengasah kompetensi, dan mengembangkan diri.

Jadikan peringatan HUT KORPRI ini sebagai momentum refleksi untuk melakukan recharge semangat profesionalisme. Tunjukkan bahwa ASN KORPRI adalah SDM terbaik yang memiliki integritas tinggi dan siap bersaing, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global.

Tantangan ke depan tidaklah ringan. Tuntutan masyarakat semakin tinggi, dan pengawasan publik semakin ketat. Dalam konteks ini, integritas adalah harga mati. Kita harus berdiri tegak di atas prinsip anti-korupsi, anti-gratifikasi, dan anti-nepotisme.

Anggota KORPRI harus menjadi teladan dalam menjunjung etika dan moralitas publik. Pelayanan yang prima harus diiringi dengan kejujuran dan akuntabilitas yang mutlak. Kita adalah abdi negara yang mengemban kepercayaan rakyat, dan kepercayaan itu harus kita bayar dengan kinerja terbaik dan hati yang bersih.

Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk mempercepat tercapainya semua tujuan pembangunan. KORPRI harus menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga ke tingkat desa. Bersama seluruh komponen bangsa, mulai dari sektor swasta, akademisi, tokoh masyarakat, hingga masyarakat sipil, kita harus bahu-membahu. Indonesia Maju adalah cita-cita bersama, dan KORPRI adalah katalisator yang memastikan program-program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dari kemajuan ini.

Pada akhirnya, saya ucapkan selamat Hari Ulang Tahun KORPRI Ke-54. Mari kita jadikan tema "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju" sebagai pedoman dan nafas pengabdian kerja kita sehari-hari.

Teruslah berbakti dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan kebanggaan sebagai ASN. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkahi setiap langkah pengabdian kita demi kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Teks Sambutan #3

(sumber: Sambutan Presiden RI HUT ke-53 KORPRI)

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Hadirin sekalian yang saya muliakan,

Segenap anggota KORPRI yang saya cintai dan saya banggakan,

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pada hari ini, 29 November 2024, KORPRI memperingati ulang tahunnya yang ke-53. Sebagai Presiden Republik Indonesia sekaligus Penasehat Nasional KORPRI, serta atas nama pemerintah, negara, dan pribadi, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI di mana pun bertugas.

Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar KORPRI yang selama ini lebih dari setengah abad telah memberikan pengabdian terbaik dengan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara. Tema ulang tahun kali ini, "KORPRI untuk Indonesia" sangat tepat untuk menggambarkan peran KORPRI dalam perjalanan bangsa ini.

Segenap anggota KORPRI yang saya cintai dan saya banggakan,
Saat ini, kita memasuki babak baru pemerintahan setelah melalui proses demokrasi. Mari kita dukung program-program pemerintah yang selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dengan diterbitkannya UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, KORPRI akan bertransformasi menjadi Korps Pegawai ASN RI, dengan tujuan utama untuk memperkuat jiwa korps ASN sebagai pemersatu bangsa. Saya berharap KORPRI menjadi satu-satunya organisasi yang menaungi ASN, sehingga tidak ada dualisme dalam pembinaan ASN, dan menjadi wahana mempercepat penyebaran informasi program pemerintah kepada masyarakat.

Saya juga mengajak seluruh Dewan Pengurus KORPRI di pusat maupun daerah untuk mengaktifkan kembali seluruh program dan kegiatan KORPRI sejalan dengan tujuan besar organisasi ini.

Saya juga mendorong percepatan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang KORPRI sebagai pelaksanaan dari UU ASN, guna meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi seluruh ASN.

Anggota KORPRI yang saya banggakan,
KORPRI merupakan bagian integral dari pemerintahan dan harus terus diperkuat. Sebagai komponen strategis bangsa, KORPRI berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Oleh karena itu, saya meminta agar KORPRI tetap diakomodasi dalam kedinasan, sehingga aspirasi ASN dapat ditampung dan disalurkan secara proporsional serta profesional, untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. ASN harus selalu menjunjung tinggi prinsip netralitas dan tetap setia kepada negara, siapapun pemimpinnya.

Akhirnya, ingin menyampaikan saya beberapa pesan untuk menjadi pedoman:
Perkuat solidaritas dan kerja sama KORPRI: jadikan KORPRI simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama dengan seluruh komponen bangsa.
Dorong inovasi dan efisiensi: utamakan pelayanan cepat hemat dan transparan melalui teknologi digital dan e-government.
Perkuat integritas dan disiplin: tunjukkan integritas tinggi, disiplin, dan patuh hukum di setiap lini pelayanan.
Pastikan akses pangan sehat: bantu penyediaan pangan bergizi bagi kelompok rentan.
Dukung ketahanan energi: transisi ke energi terbarukan, kurangi impor dan tingkatkan efisiensi.
Turunkan kemiskinan: kolaborasikan program pengentasan kemiskinan dengan kementerian terkait.
Jaga netralitas dan loyalitas: tetap netral dalam politik, setia kepada kepentingan rakyat dan bangsa.
Dirgahayu Korps Pegawai Republik Indonesia. KORPRI maju terus!

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Teks Sambutan #4

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pada hari ini, kita memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia atau KORPRI. Sejak berdiri pada 29 November 1971, KORPRI telah menjadi garda terdepan dalam menguatkan birokrasi, menjaga stabilitas pemerintahan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat. Usia 54 tahun bukan sekadar angka, tetapi perjalanan panjang yang membentuk karakter aparatur negara yang loyal, profesional, dan berintegritas.

Dalam perjalanan bangsa ini, KORPRI bukan hanya menjadi tulang punggung administrasi pemerintahan, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun negeri. Kekuatan KORPRI sesungguhnya terletak pada kemampuannya menjalin sinergi dan komunikasi efektif dengan rakyat, karena pelayanan publik tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Di sinilah esensi sejati KORPRI: hadir untuk melayani, merangkul, dan menguatkan.

Sinergi antara KORPRI dan masyarakat adalah modal penting untuk menghadapi tantangan zaman. Dalam era digital, globalisasi, dan perubahan kebijakan, KORPRI harus mampu membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Pelayanan bukan sekadar tugas, tetapi amanah, dan amanah itu hanya bisa dijalankan jika terjalin hubungan harmonis antara aparatur dan masyarakat.

Hadirin yang saya hormati,
Masyarakat kini semakin cerdas, kritis, dan membutuhkan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Karena itu, KORPRI harus semakin adaptif, kreatif, dan inovatif. Mari tempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima layanan, tetapi juga mitra dalam pembangunan. Ketika ASN mendengar suara rakyat dan bekerja bersama mereka, di situlah perubahan nyata akan terjadi.

KORPRI juga harus menjadi lokomotif perubahan dalam mendukung agenda nasional, seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, digitalisasi pelayanan publik, dan peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan. Semua program itu tidak akan berhasil jika dijalankan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi, dan semangat gotong royong antara aparatur dan masyarakat.

Pada momentum ulang tahun ke-54 ini, mari kita teguhkan kembali komitmen pengabdian. Bukan hanya menjadi pegawai yang bekerja, tetapi aparatur yang mengabdi. Bukan hanya menjalankan perintah, tetapi menghadirkan solusi. Dan bukan hanya menjadi bagian dari pemerintahan, tetapi bagian dari masyarakat yang ikut membangun bangsa.

Selamat HUT ke-54 KORPRI.
Mari terus berkarya, bersinergi, dan mengabdi untuk Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Teks Sambutan #5

(sumber: Sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional HUT ke-52)

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita sekalian,
Segenap Anggota KORPRI yang saya cintai dan saya banggakan,

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk melaksanakan tugas dan pengabdian terbaik kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara tercinta,

Pada hari ini, KORPRI kembali memperingati ulang tahun yang ke-52. Untuk itu, saya, atas nama Dewan Pengurus KORPRI Nasional dan juga pribadi, menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada para anggota KORPRI dimanapun Saudara-saudara bertugas baik yang di Indonesia maupun di Perwakilan RI di luar negeri.

Momentum ulang tahun ke-52 marilah kita jadikan sebagai upaya untuk meneguhkan KORPRI sebagai Penguat NKRI dan Pelindung ASN.

Saya juga menyampaikan terima kasih kepada KORPRI dan seluruh ASN atas semua program yang bermanfaat ke masyarakat luas. Semua program tersebut tentunya tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kerja-kerja yang optimal dari seluruh ASN. Dari keberhasilan Indonesia melewati Pandemi Covid-19 dengan baik sehingga dipuji khalayak internasional hingga program-program terobosan dan reformasi struktural yang telah berdampak positif ke masyarakat luas adalah bagian dari kerja keras para ASN. Selain itu peran aktif para ASN anggota KORPRI dalam mengendalikan inflasi dan penanganan stunting sangatlah besar. Inflasi terus kita kendalikan dan stunting secara bertahap dapat kita turunkan dan Insya Allah tahun 2024 sudah sesuai target dapat mencapai 14% atau bahkan kurang dari itu.

Sekali lagi perkenankan saya mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian 4,4 juta para ASN dan seluruh keluarga besar KORPRI.

Segenap Anggota KORPRI yang saya cintai dan saya banggakan,
Saat ini terjadi perubahan yang sangat cepat karena dua hal besar yaitu karena perkembangan teknologi dan karena perubahan harapan masyarakat yang terus meningkat. Dua faktor besar pengubah kehidupan ini harus disikapi oleh KORPRI.

Saat ini dunia sudah digerakkan oleh AI (Artificial Intelligence), IoT (Internet of Things), Big Data, sistem dan algoritma pemrograman, coding, maupun verifikasi biometrik sehingga kita tidak bisa lagi menggerakkan pemerintahan dengan cara-cara lama. Kita tidak boleh menyelesaikan masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu. Kita harus menyelesaikan masalah yang ada saat ini dengan pendekatan yang paling update. Digitalisasi dalam proses, hasil layanan dan marketing semua produk layanan pemerintahan sudah merupakan kebutuhan. Harapan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat tajam. Masyarakat sangat berharap pemerintah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih akurat. Layanan saat ini sudah harus bisa diakses secara online, cepat dan tepat. Untuk itu, saya minta KORPRI mampu membaca dan menjawab perubahan ini guna mengembangkan birokrasi Indonesia yang betul-betul mampu menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.

Segenap Anggota KORPRI yang berbahagia,
Bahwa semua negara maju sudah menerapkan sistem meritokrasi dalam birokrasi. Saya minta para pengurus KORPRI yang rata-rata adalah para Sekjen, Sesmen, Sekda dapat menerapkan meritokrasi dalam birokrasi. Hal ini sangat penting agar birokrasi Indonesia menjadi semakin baik. Meritokrasi harus berbasis pada kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang diberlakukan secara adil, wajar, transparan dan tanpa diskriminasi. Saya berharap sistem meritokrasi ini segera terwujud dan memudahkan pengembangan karir ASN dalam satu kementerian, kabupaten, provinsi, atau pindah kementerian, pindah kabupaten maupun pindah provinsi. Hal ini harus dapat dilakukan karena tujuan Meritokrasi adalah untuk (1) Merekrut ASN secara profesional (2) Mengembangkan kompetensi ASN (3) Kepastian karir ASN (4) Perlindungan karir ASN (5) Pengelolaan ASN yang efektif dan efisien dan (6) Penghargaan untuk Memotivasi ASN. Selanjutnya terdapat bagian yang menarik dalam Sejarah kehidupan KORPRI ketika disandingkan dengan pemilu presiden dan pilkada. Dua event besar ini selalu dikaitkan dengan netralitas ASN dan netralitas KORPRI. Tahun 2024 akan berlangsung pemilihan Presiden, DPR, DPD, DPRD dan pemilihan 38 Gubernur/Wakil Gubernur dan 514 Bupati/Wakil Bupati/Walikota/Wakil Walikota. Ini merupakan proses demokratisasi terbesar di dunia yang harus kita sukseskan bersama. Saya percaya bahwa KORPRI sebagai organisasi yang sudah berkali-kali menghadapi Pilpres dan Pilkada sudah sangat paham dan terlatih untuk tetap berada dalam posisi netral dan tegak lurus dengan Negara, Pancasila dan UUD 1945.

KORPRI yang memiliki peran penting dan strategis dalam membangun bangsa Indonesia, merupakan salah satu wadah perekat dan pemersatu bangsa. Melalui KORPRI, mari kita senantiasa berperan dengan meningkatkan kinerja, berkolaborasi dan bersinergi, serta menumbuhkan energi positif dalam setiap pelaksanaan tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang diamanahkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu saya mengingatkan kembali tentang netralitas dimaksud karena orientasi KORPRI tetap tidak berubah yaitu untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan NKRI. Saya minta kepada seluruh Pengurus KORPRI dimanapun berada untuk terus menjaga anggotanya, agar tetap tegak lurus kepada Negara, Pancasila dan UUD 1945. Secara khusus, saya juga meminta keluarga besar KORPRI untuk terus menerus membentengi anggotanya dari intoleransi dan radikalisme.

Segenap Anggota KORPRI yang saya cintai dan saya banggakan,
Kita ketahui bersama bahwa berbagai program pembangunan digerakkan oleh kinerja birokrasi. Ibarat kendaraan, birokrasi adalah mesin yang mampu menggerakkan kendaraan tersebut. Maka sebagai "mesin", birokrasi harus senantiasa dipastikan dalam kondisi prima, sehingga bisa menggerakkan kendaraan menuju tujuan yang dicita-citakan. Dapat dikatakan, baik atau buruknya kinerja pelayanan pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas dan kapasitas birokrasi. Untuk memastikan birokrasi selalu dalam kondisi prima, maka dibutuhkan suatu ekosistem yang baik mulai dari aspek ideologi, budaya kerja, tata kelola kinerja, hingga kesejahteraan.

Oleh karena itu, KORPRI ke depan harus terus menjadi bagian dari pengungkit kinerja birokrasi agar berbagai program pembangunan bisa terlaksana dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat. Untuk itu, sebagai aset bangsa, ASN berhak mendapatkan kesejahteraan yang layak. Pemerintah agar menjamin kesejahteraan ASN melalui perbaikan komponen kesejahteraan ASN yang layak, pemberian pensiun bagi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pemberian apresiasi atau penghargaan atas prestasi dan capaian ASN dalam membangun negeri. Dan saat ini Pemerintah sedang mendesain sistem penggajian yang baru dengan model single salary system dan sistem pensiun yang lebih mensejahterakan. Kesejahteraan ini tentu saja harus diiringi oleh kinerja ASN yang lebih optimal.

Selanjutnya, Indonesia saat ini tengah mengalami pesatnya perkembangan teknologi melalui pertumbuhan aplikasi digital untuk menjawab kebutuhan sehari-hari. Manfaat dari tren ini bukan saja dialami oleh masyarakat perkotaan, tetapi juga oleh berbagai masyarakat di daerah pelosok. Di sektor pemerintahan juga tengah terjadi transformasi layanan tatap muka (tradisional) menjadi layanan digital. Menurut data pemerintah, terdapat lebih dari 27.000 aplikasi digital di seluruh kementerian, lembaga pada instansi pusat dan Pemerintah Daerah. Sayangnya mayoritas aplikasi digital tersebut tidak terintegrasi alias bekerja sendiri-sendiri, bahkan banyak yang tumpang tindih dan duplikasi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah meluncurkan kebijakan mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan untuk mendorong keterpaduan dan efisiensi penyampaian pelayanan berbasis digital. Namun, implementasi SPBE masih menghadapi tantangan di berbagai sisi, terutama salah kaprah penyamaan upaya digitalisasi pemerintah dengan pembuatan aplikasi. Akibatnya, publik ataupun ASN masih dihadapkan dengan permes birokrasi yang gemuk (excessive bureaucracy). Hal inilah yang menyebabkan mengapa kini pemerintah harus mengutamakan interoperabilitas antar aplikasi digital existing. Harapan saya, KORPRI mampu membaca dan menjawab tantangan zaman ini dengan memperkuat kompetensi digital dan budaya digital pada seluruh ASN di Tanah Air, membentuk layanan digital pemerintah secara terpadu mengutamakan kebutuhan warga.

Segenap Anggota KORPRI yang saya banggakan,
Bahwa saat ini program utama KORPRI mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi ASN, perlindungan karir, bantuan hukum, dan peningkatan kesejahteraan. Program ini diharapkan membawa dampak positif pada masyarakat. Untuk itu, saya mengajak pengurus KORPRI agar turut berperan serta secara aktif dalam menangani masalah inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, dan perkawinan anak-anak. Akhirnya saya ucapkan selamat bertugas. Pengabdian dan hasil kerja kita, seluruh jajaran KORPRI selalu dinantikan oleh masyarakat, bangsa dan negara.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan kepada kita semua dalam mengemban amanah demi kemajuan bangsa dan negara. Amin. DIRGAHAYU KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA.

"KORPRI MAJU TERUS"
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Teks Sambutan #6

Yang terhormat para Pejabat Tinggi Negara, yang saya hormati seluruh Pimpinan Lembaga dan Instansi, serta yang saya banggakan, segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di mana pun Saudara/i bertugas. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena hari ini kita kembali dipertemukan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI yang Ke-54, dengan mengusung tema mulia: "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju."

Usia 54 tahun adalah penanda kedewasaan sebuah korps yang telah membuktikan dirinya sebagai pilar penyangga utama kedaulatan negara dan mesin penggerak pembangunan nasional, sebuah sejarah panjang yang wajib kita hargai.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, mewakili seluruh unsur pimpinan, saya ingin menyampaikan apresiasi tertinggi dan terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan loyalitas yang telah dicurahkan oleh setiap anggota KORPRI. Kita menyaksikan bersama bagaimana di tengah tantangan global yang makin kompleks, Saudara/i tetap teguh menjalankan tugas, melayani masyarakat hingga ke pelosok negeri, seringkali melampaui panggilan tugas biasa.

Kecepatan adaptasi dalam menghadapi pandemi, kesigapan dalam penanggulangan bencana, hingga inovasi yang lahir di unit-unit kerja untuk mempermudah pelayanan publik, adalah bukti nyata bahwa semangat pengabdian dan profesionalisme KORPRI tetap menyala dan patut kita sanjung.

Lebih lanjut, kita juga memberikan penghargaan khusus atas keberhasilan KORPRI dalam merespons tuntutan zaman. Adopsi teknologi digital di berbagai lini pelayanan dan administrasi adalah langkah maju yang sangat signifikan.

Pelayanan publik kini mulai beralih menjadi layanan berbasis digital, yang jauh lebih efisien, transparan, dan cepat. Pencapaian ini menegaskan bahwa KORPRI tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu bertransformasi menjadi birokrasi yang lincah dan berorientasi pada hasil, sebuah pencapaian yang harus kita jaga dan tingkatkan mutunya.

Namun demikian, sebagai abdi negara yang matang, kita tidak boleh berpuas diri. Evaluasi yang jujur harus kita lakukan. Kita masih dihadapkan pada pekerjaan rumah yang mendesak untuk dibenahi. Hal pertama adalah masalah kecepatan dan kemudahan birokrasi.

Meskipun digitalisasi sudah berjalan, mentalitas birokrasi yang lambat, berbelit, dan kaku harus segera ditinggalkan. Saya minta seluruh anggota KORPRI untuk memotong rantai prosedur yang tidak perlu, mempercepat pengambilan keputusan, dan memastikan setiap layanan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien, sesuai semangat reformasi birokrasi.

Hal kedua yang memerlukan pembenahan serius adalah terkait integritas dan akuntabilitas. Tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih semakin tinggi. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat komitmen anti-korupsi, anti-gratifikasi, dan anti-nepotisme.

Setiap anggota KORPRI harus berdiri tegak sebagai teladan moral. Laksanakan tugas dengan jujur, transparan, dan bertanggung jawab penuh. KORPRI harus menjadi benteng terdepan dalam menjaga kepercayaan rakyat, karena integritas adalah mata uang yang tidak ternilai bagi seorang Aparatur Sipil Negara.

Maka, melalui momentum HUT KORPRI Ke-54 ini, saya menyerukan kepada seluruh keluarga besar KORPRI untuk menyatukan langkah. Mari kita perkokoh persatuan dan kedaulatan pelayanan kita, sebagaimana tercermin dalam tema kita: "Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI."

Persatuan adalah modal kita, dan profesionalisme adalah cara kita mewujudkan kedaulatan negara di mata rakyat. Hanya dengan komitmen total pada pembenahan diri dan peningkatan kualitas, kita dapat menjadi mitra utama pemerintah dalam mencapai visi besar Indonesia Maju, yang adil, makmur, dan sejahtera.

Akhir kata, saya ucapkan selamat ulang tahun KORPRI yang Ke-54. Semoga semangat pengabdian ini terus membara, menjadikan kita ASN yang bangga dan berintegritas tinggi. Teruslah bekerja, teruslah berkarya, dan teruslah menjadi pelayan rakyat sejati. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua. Dirgahayu KORPRI!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Teks Sambutan #7

Yang saya hormati para Pejabat Pemerintah, para Pembina KORPRI, serta seluruh Anggota KORPRI yang saya banggakan,

Izinkan saya mengajak kita semua untuk sejenak merenung, bahwa dalam setiap lembar sejarah perjalanan bangsa, nama KORPRI senantiasa hadir sebagai bagian penting penggerak kemajuan negeri. Bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai pengawal tegaknya birokrasi yang melayani, mengayomi, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

HUT KORPRI bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas. Di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks, anggota KORPRI dituntut untuk adaptif, profesional, dan mampu menghadirkan solusi, bukan sekadar menjalankan rutinitas. Karena hari ini, masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan, tetapi juga kepastian, kecepatan, dan kepercayaan.

Memasuki era digital, KORPRI harus menjadi pelopor perubahan, bukan hanya pengikut. Transformasi digital dalam pelayanan pemerintahan, peningkatan literasi teknologi, serta penguatan etika dan integritas ASN adalah bagian tak terpisahkan dari wajah birokrasi modern yang ingin kita wujudkan. Kita bukan lagi sekadar pelaksana kebijakan, tetapi agen perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan.

Hadirin yang saya hormati,
Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pengingat bahwa KORPRI bukan hanya bekerja untuk hari ini, tetapi sedang menyiapkan masa depan bangsa. Kita membantu masyarakat keluar dari kemiskinan, memastikan pelayanan publik tetap hadir hingga pelosok, dan menjaga agar Pancasila serta NKRI tetap menjadi pijakan dalam setiap langkah.

Sebagai penutup, mari kita kuatkan tekad dan semangat pengabdian. Biarkan setiap keringat, usaha, dan karya kita menjadi amal bakti bagi kemajuan Indonesia. Semoga langkah kita selalu diberkahi dan diridai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dirgahayu Korps Pegawai Republik Indonesia.
Berbakti, Melayani, dan Mempersatukan Bangsa

Nah, itulah 7 teks sambutan upacara HUT ke-54 KORPRI tahun 2025. Semoga bermanfaat!




(sto/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto

detikNetwork