Panduan Wisata Petik Jambu Sidoarjo: Tiket dan Lokasi 2026

Panduan Wisata Petik Jambu Sidoarjo: Tiket dan Lokasi 2026

Mira Rachmalia - detikJatim
Senin, 31 Agu 2026 23:30 WIB
Wisata Petik Jambu Kebaron Sidoarjo
Wisata Petik Jambu Kebaron Sidoarjo (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Detikers yang sedang mencari wisata keluarga di Sidoarjo yang tidak hanya menawarkan pemandangan, Wisata Kaki Bumi Petik Jambu di Desa Kebaron bisa menjadi pilihan. Di tempat ini, pengunjung dapat masuk ke area kebun, memetik dan menikmati jambu langsung dari pohonnya dengan tiket masuk mulai Rp5.000.

Menariknya, kawasan wisata ini tidak hanya berisi kebun jambu. Lahan desa seluas 4 hektare tersebut dikembangkan menjadi tempat wisata edukatif yang memadukan pertanian, lingkungan, rekreasi keluarga, hingga aktivitas seperti memancing. Berikut informasi lengkap mengenai lokasi, tiket, jenis jambu, fasilitas, serta aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung.

Wisata Petik Jambu Sidoarjo di Desa Kebaron

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu berada di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Destinasi ini dikelola oleh BUMDes Kebaron Makmur bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengembangan wisata tersebut memanfaatkan potensi lahan desa. Dari total lahan sekitar 4 hektare, kurang lebih 2 hektare digunakan sebagai kebun jambu. Di dalamnya terdapat sekitar 2.000 pohon dengan tiga jenis jambu, yakni jambu biji merah, jambu kristal, dan jambu australi.

Sementara itu, lahan lainnya digunakan untuk mengembangkan berbagai aktivitas pendukung wisata. Pengunjung dapat menemukan kolam pancing, taman kelinci, peternakan kambing mini, hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

ADVERTISEMENT

Konsep tersebut membuat wisata ini tidak hanya mengandalkan aktivitas petik buah. Pengunjung juga dapat mengenal kegiatan pertanian dan lingkungan secara lebih dekat, sehingga cukup menarik untuk wisata keluarga maupun kegiatan edukasi.

Sejarah Pengembangan Wisata Kaki Bumi Petik Jambu

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu sebenarnya bukan destinasi yang baru berdiri. Menurut Hadi Jarmadi, Kaur TU Desa Kebaron, wisata tersebut telah berjalan sejak 2018.

Namun, perkembangannya semakin pesat setelah 2021. Saat itu, pengelola mendapatkan pendampingan dari ASIDWI yang turut mendorong pengembangan kawasan wisata.

Dalam keterangannya pada Kamis (14/8/2025), Hadi mengatakan wisata tersebut kemudian semakin ramai, terutama pada akhir pekan. Pengunjung yang datang juga tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Sidoarjo, tetapi mencakup wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara.

Salah satunya adalah wisatawan asal Jepang yang turut berkunjung ke kawasan wisata petik jambu tersebut.

Perkembangan ini menunjukkan bagaimana lahan desa yang sebelumnya merupakan bagian dari potensi lokal dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Wisata Petik Jambu Kebaron SidoarjoWisata Petik Jambu Kebaron Sidoarjo (Foto: Suparno/detikJatim)

Tiket Masuk Wisata Petik Jambu Sidoarjo

Salah satu hal yang membuat Wisata Kaki Bumi Petik Jambu menarik adalah harga tiket masuknya yang relatif terjangkau.

Pengunjung cukup membayar Rp5.000 untuk masuk ke kawasan wisata. Dengan tiket tersebut, pengunjung dapat menikmati pengalaman petik jambu sepuasnya di area kebun.

Namun, apabila jambu yang dipetik ingin dibawa pulang, buah tersebut dikenakan harga berdasarkan jenisnya. Jambu biji merah dibanderol Rp8.000 per kilogram, sedangkan jambu kristal seharga Rp15.000 per kilogram dan jambu australi Rp20.000 per kilogram.

Dengan demikian, pengunjung bisa memilih apakah ingin sekadar menikmati buah langsung di kebun atau membawa sebagian hasil petikan pulang.

Jam Operasional Wisata Kaki Bumi Petik Jambu

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu beroperasi setiap hari. Jam kunjungnya mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Waktu operasional tersebut memungkinkan wisatawan datang pada hari biasa maupun akhir pekan. Namun, suasana pada akhir pekan cenderung lebih ramai karena wisata ini menjadi salah satu pilihan rekreasi keluarga dan pengunjung dari luar daerah.

Daya Tarik Wisata Kaki Bumi

Wisata Kaki Bumi Petik Jambu tidak hanya mengandalkan kebun buah sebagai daya tarik utama. Di kawasan ini, pengunjung juga bisa berinteraksi dengan hewan, memancing, hingga mengenal aktivitas pertanian dan pengelolaan lingkungan. Beragam kegiatan tersebut membuat wisata ini cocok untuk keluarga yang ingin menghabiskan waktu di ruang terbuka sekaligus mendapatkan pengalaman edukatif.

Petik Tiga Jenis Jambu Langsung dari Pohonnya

Sekitar 2 hektare dari total lahan wisata dimanfaatkan sebagai kebun jambu yang ditanami kurang lebih 2.000 pohon. Ada tiga jenis jambu yang dikembangkan, yakni jambu biji merah, jambu kristal, dan jambu australia.

wisata kebun petik buah jambu di sidoarjowisata kebun petik buah jambu di Sidoarjo (Foto: Suparno/detikjatim)

Pengunjung dapat melihat langsung tanaman jambu, memilih buah yang ingin dipetik, kemudian menikmatinya di area kebun. Pengalaman ini menjadi pembeda dibandingkan membeli buah di pasar atau toko karena wisatawan dapat merasakan langsung aktivitas memetik buah dari pohonnya.

Aktivitas tersebut juga dapat menjadi pengalaman edukatif bagi anak-anak. Selain bermain di ruang terbuka, mereka bisa mengenal tanaman buah dan melihat secara langsung bagaimana proses pertanian berlangsung.

Berinteraksi dengan Kelinci dan Kambing

Setelah puas memetik jambu, pengunjung masih bisa melakukan aktivitas lain di kawasan wisata. Salah satunya adalah mengunjungi taman kelinci dan berinteraksi langsung dengan hewan tersebut.

Pengelola juga menyediakan area peternakan kambing mini. Kehadiran kedua fasilitas ini semakin memperkuat konsep Wisata Kaki Bumi sebagai destinasi yang memadukan rekreasi dengan edukasi.

Anak-anak dapat mengenal hewan secara lebih dekat dalam suasana wisata yang santai. Aktivitas tersebut juga membuat kunjungan tidak hanya berpusat di area kebun jambu.

Ada Kolam Pancing dan Mancing Bareng Setiap Minggu

Bagi pengunjung yang menyukai aktivitas memancing, Wisata Kaki Bumi juga menyediakan kolam pancing. Aktivitas ini bisa menjadi pilihan setelah menikmati kebun dan area peternakan.

Pengelola bahkan rutin menggelar kegiatan mancing bareng atau "mabar" setiap Minggu. Kehadiran kegiatan tersebut membuat kawasan wisata memiliki aktivitas yang dapat dinikmati tidak hanya oleh anak-anak, tetapi juga pengunjung dewasa.

Dengan begitu, wisatawan bisa menghabiskan waktu lebih lama di kawasan ini tanpa harus berpindah ke destinasi lain.

Suasana Kebun yang Sejuk untuk Wisata Keluarga

Daya tarik lain yang dirasakan pengunjung adalah suasana kawasan yang berada di tengah kebun. Pengalaman menikmati buah langsung dari pohon, ditambah lingkungan yang relatif sejuk, membuat tempat ini cocok untuk wisata keluarga.

Hal tersebut juga dirasakan Zahro Dewi Anggraini, pengunjung asal Dukuh Pakis, Surabaya. Ia mengaku senang karena bisa menikmati jambu langsung dari pohonnya. Menurutnya, jenis jambu yang tersedia cukup beragam dan buahnya lebat. Suasana yang adem juga dinilai membuat kawasan tersebut nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga.

Zahro mengetahui keberadaan Wisata Kaki Bumi dari teman dan media sosial. Pengalamannya menunjukkan bahwa daya tarik tempat ini bukan sekadar membeli atau mencicipi buah, tetapi kesempatan untuk terlibat langsung dalam aktivitas petik jambu di tengah kebun.

Mengenal Pertanian dan Pengelolaan Lingkungan

Selain rekreasi, Wisata Kaki Bumi membawa konsep edukasi melalui kegiatan pertanian dan lingkungan. Kebun jambu menjadi ruang bagi pengunjung untuk mengenal tanaman buah secara langsung, sedangkan keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) menjadi bagian dari edukasi mengenai pengelolaan lingkungan.

Konsep tersebut membuat kegiatan wisata bisa sekaligus menjadi sarana pembelajaran sederhana, terutama bagi anak-anak. Mereka dapat melihat tanaman buah secara langsung, mengenal lingkungan pertanian, serta memahami bahwa kawasan wisata juga dapat dikelola dengan memperhatikan persoalan sampah dan lingkungan.

Jika sedang mencari alternatif wisata di Sidoarjo yang menawarkan pengalaman berbeda dari tempat rekreasi pada umumnya, Wisata Kaki Bumi Petik Jambu di Desa Kebaron bisa masuk dalam daftar kunjungan. Sebelum berangkat, pastikan mengecek kembali informasi operasional dan harga terbaru kepada pengelola karena tarif maupun fasilitas wisata dapat berubah seiring pengembangan destinasi.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads