Stafsus Presiden Tinjau Bromo Pasca-Karhutla, Dorong Pemulihan Wisata

Stafsus Presiden Tinjau Bromo Pasca-Karhutla, Dorong Pemulihan Wisata

M Rofiq - detikJatim
Minggu, 16 Agu 2026 19:40 WIB
Staf Khusus Presiden Bidang Pariwisata meninjau Bromo pasca-kebakaran hutan dan lahan.
Staf Khusus Presiden Bidang Pariwisata meninjau Bromo pasca-kebakaran hutan dan lahan. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Staf Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata meninjau langsung kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini pasca-kebakaran sekaligus menjadi bahan evaluasi pemulihan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

Rombongan Staf Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata diterima langsung oleh Komandan Sektor Karhutla Bromo, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S yang juga menjabat Danrem 083/Baladika Jaya.

Sebelum meninjau lokasi terdampak, rombongan menerima paparan dari Satgas Karhutla Bromo mengenai kondisi terkini, luas wilayah yang terdampak, serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kawasan Bromo menjadi perhatian pemerintah pusat karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia. Hasil peninjauan lapangan nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata sebagai bahan pertimbangan untuk proses pemulihan sektor pariwisata.

ADVERTISEMENT

Staf Lapangan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Indra Sutanto, mengatakan pihaknya akan menyampaikan kondisi riil di lapangan, termasuk luas hutan dan lahan yang terdampak kebakaran.

Menurut Indra, pihaknya juga akan membantu melakukan tindak lanjut apabila diperlukan agar aktivitas pariwisata di Bromo dapat kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman.

"Penduduk sekitar sini mata pencahariannya di wisata. Kalau ini lama-lama ditutup, kasihan mereka," ujar Indra.

Meski demikian, pembukaan kembali kawasan wisata Bromo harus menunggu kondisi benar-benar aman. Salah satu pertimbangan utama adalah memastikan tidak ada lagi titik api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan petugas yang telah berupaya menangani karhutla sejak awal hingga kondisi terkini.

Ia mengingatkan wisatawan agar lebih sadar terhadap risiko kebakaran ketika berkunjung ke kawasan Bromo. Pengunjung diminta tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga ikut menjaga keamanan dan kelestarian kawasan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan rokok dan aktivitas yang berpotensi memicu api. Wisatawan diharapkan lebih berhati-hati serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Jika nanti kawasan wisata kembali dibuka, pengawasan terhadap wisatawan akan diperketat. Seluruh pengunjung wajib mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan menyalakan api secara sembarangan dan membuang puntung rokok di kawasan Bromo.

Pengawasan ketat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memastikan keselamatan wisatawan dan menjaga kelestarian ekosistem Bromo.

Pemerintah berharap aktivitas pariwisata dapat segera kembali berjalan setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi. Di sisi lain, masyarakat sekitar juga diharapkan dapat kembali memperoleh penghasilan dari sektor pariwisata secara aman dan berkelanjutan.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads