Kebakaran hutan di kaldera Gunung Bromo semakin meluas. Hari ini titik api yang mulanya berasal dari kawasan Blok Bantengan, Lumajang sudah menjalar ke savana yang masuk wilayah Kabupaten Malang.
Masyarakat Peduli Api (MPA) Ngadas, Kabupaten Malang, Sampetono menyampaikan bahwa kebakaran hutan ini sudah menyambar hingga wilayah Kabupaten Malang sejak Rabu pagi.
"Mulai pagi ini, kebakaran sudah masuk wilayah Malang," ungkap Sampetono dikonfirmasi detikJatim, Rabu (5/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari video yang dikirimkan Sampetono terlihat api membakar semak belukar dan pepohonan yang tumbuh di perbukitan dengan sudut kemiringan ekstrem.
Asap putih mengepul dari kobaran titik api yang terus membakar semak belukar di wilayah tersebut. Titik api kebakaran juga mendekati jalur lintasan kaldera atau savana Gunung Bromo.
"Untuk wilayah Malang, sudah sekitar 10 hektare yang dilalap api," ungkapnya.
Sampetono bersama petugas gabungan terus berjibaku memadamkan titik api dengan cara gebyok dan penyemprotan air dari mobil tangki milik Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama menambahkan bahwa hari ini kebakaran sudah meluas di wilayah perbukitan di atas Watugede.
"Pagi tadi, kondisi terkini di atas Watugede dan B29," ujar Endrip dikonfirmasi terpisah.
Menurut Endrip, faktor cuaca yang mengakibatkan tanaman mengering turut mendukung kebakaran semakin meluas. Selain itu, dorongan angin memicu munculnya titik api baru.
"Faktor angin dan musim kemarau yang menyebabkan banyak tumbuhan di sekitar mengering jadi semakin mudah untuk terbakar. Untuk jarak dari titik awal kebakaran belum bisa kita hitung," pungkasnya.
