Ranu Regulo menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sejak kembali dibuka untuk wisata pada 21 Maret 2026, kawasan danau alami di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu ramai dikunjungi wisatawan, terutama untuk aktivitas berkemah.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama mengatakan Ranu Regulo menjadi salah satu lokasi dengan tingkat kunjungan tertinggi di kawasan TNBTS setelah Gunung Bromo.
"Pada 31 Mei 2026 terjadi peningkatan kunjungan wisatawan di Ranu Regulo," ungkap Endrip saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan data yang dimiliki TNBTS, Endrip menyebut bahwa jumlah kunjungan ke Ranu Regulo mulai 27 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026 total ada sebanyak 1.362 wisatawan yang melewati pintu wilayah Malang.
Dari jumlah itu, lanjut Endrip, ada sebanyak 625 wisatawan lokal berkemah di Ranu Regulo dan 737 wisatawan hanya melakukan kunjungan tanpa bermalam di Ranu Regulo.
"Sementara untuk wisatawan ke Ranu Regulo melewati pintu masuk Lumajang ada sebanyak 945 orang dalam periode yang sama," beber Endrip.
Menurut Endrip, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk kuota harian dibagi menjadi dua kategori yakni kunjungan biasa maksimal 500 orang per hari dan berkemah sebanyak 300 wisatawan saja.
"Dengan durasi camping selama 2 hari 1 malam," kata Endrip.
Sementara untuk jam pelayanan, petugas akan melayani pengunjung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Bagi pengunjung yang tidak menginap (non-camping), batas waktu beraktivitas di dalam kawasan hanya sampai pukul 17.00 WIB. Sementara bagi yang ingin berkemah, jadwal kedatangan maksimal adalah pukul 18.00 WIB.
Adapun untuk pengunjung yang berencana bermalam di tepi danau, pastikan peralatan kalian lengkap. Pengunjung juga wajib menggunakan perlengkapan yang memenuhi standar minimal berkemah.
"Di Ranu Regulo cuma camping ground saja, dengan view pointnya danau," pungkas Endrip.
Simak Video "Bermain Air di Air Terjun Coban Rondo, Malang"
(auh/dpe)