Libur panjang menjadi momen yang pas untuk menikmati suasana pantai. Bagi wisatawan yang berada di Banyuwangi, tak perlu menempuh perjalanan jauh untuk menikmati pesona laut.
Ada sejumlah pantai yang lokasinya dekat dengan pusat kota dan cocok menjadi destinasi wisata keluarga.
Berikut tiga pantai di sekitar Kota Banyuwangi yang bisa menjadi pilihan untuk mengisi libur panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pantai Cemara
Pantai Cemara Banyuwangi Foto: Eka Rima/detikJatim |
Pantai Cemara berada di Desa Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Dari pusat kota, wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mencapai pantai yang terkenal dengan ratusan pohon cemara yang rindang ini.
Di Pantai Cemara, pengunjung dapat menikmati debur ombak Selat Bali yang berpadu dengan semilir angin yang berembus di antara pepohonan cemara. Suasana teduh membuat pantai ini menjadi lokasi favorit untuk berpiknik bersama keluarga maupun teman.
Banyak pengunjung datang membawa bekal makanan dan menggelar tikar di bawah rindangnya pepohonan. Selain bersantai, wisatawan juga dapat mengunjungi pusat edukasi tukik untuk mengenal lebih dekat proses metamorfosis tukik menjadi penyu.
Meski ombak di pantai ini cenderung cukup kencang pada pagi hari sehingga tidak banyak pengunjung yang berenang, sejumlah wisatawan memanfaatkan waktu untuk memancing di tepi pantai sambil menikmati suasana yang sejuk.
Bagi yang tidak membawa bekal, tersedia beragam kuliner khas Banyuwangi seperti tahu walik, rujak soto, rujak lontong, hingga tahu bumbu. Pengunjung juga dapat membeli pakaian pantai dengan harga sekitar Rp 40 ribu per pasang jika tidak membawa pakaian ganti.
Cukup dengan tiket masuk Rp 5 ribu per orang, wisatawan sudah dapat menikmati keindahan pantai yang asri dan teduh ini.
2. Pantai Pulau Santen
Pantai Santen Banyuwangi/Foto: Eka Rima/detikJatim |
Pantai Pulau Santen atau yang akrab disebut Pulau Santen adalah objek wisata pantai yang hanya berjarak 5 menit dari Taman Blambangan di pusat Kota Banyuwangi. Terletak di Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi Kota, akses jalannya mudah dan bisa diakses oleh roda dua, roda empat bahkan mini bus.
Pantai yang memiliki jembatan penyeberangan dari pantai bakau menuju pesisir pantai eksotis ini kerap menjadi jujugan anak-anak lantaran bibir pantainya yang ramah untuk arena bermain. Anak usia 1 tahun pun bisa berenang di bibir pantai yang terlindung oleh perbukitan pulau dewata ini.
Tak jarang pengunjung datang ke pantai ini pada pagi hari untuk sekedar joging, bermain pasir atau berburu cumi-cumi segar dari nelayan yang baru saja sandar. Di sini, pengunjung juga bisa berpiknik bersama keluarga atau teman sembari menikmati semilir angin dengan duduk di sejumlah gazebo atau dengan menggelar tikar di pasir.
Jangan khawatir, di pantai yang menjual tiket masuk sebesar Rp 5.000 per kepala ini juga menyediakan sentra kuliner yang menjual aneka makan ringan hingga berat. Jika ingin menikmati sedap mantapnya kopi khas Banyuwangi, di sini juga tersedia dua coffee shop yang siap memanjakan lidah pengunjung dengan cecapan kopi Banyuwangi.
Buka hingga pukul 11 malam, Pulau Santen memberikan suasana tenang bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai saat malam hari. Penerangan yang baik dan dekat dengan permukiman warga, membuat Pulau Santen jadi destinasi wisata yang aman dikunjungi saat malam hari.
3. Pantai Cacalan
Pantai Cacalan Banyuwangi Foto: Eka Rimawati |
Pantai Cacalan berjarak sekitar 10 menit dari pusat Kota Banyuwangi, tepatnya di Jalan Lundin, Sukowidi, Kecamatan Banyuwangi. Pantai Cacalan ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata bagi keluarga yang menyukai petualangan.
Di pantai ini, pengunjung bisa menyewa perahu kano dan bertualang menyusuri hutan bakau dengan air tawar yang merendam setinggi lutut orang dewasa. Cukup dengan Rp 10.000 pengunjung bisa menikmati wahana perahu kano yang seru.
Tak hanya itu, sembari mengendarai kuda yang bisa disewa dengan harga Rp 10.000, pengunjung dapat menyusuri bibir pantai dan menikmati keindahan destinasi wisata pantai berpasir hitam ini. Bahkan, saat air surut, pengunjung pun bisa bermain air dan berenang di pesisir pantainya yang telah diberi pembatas bebatuan sebagai benteng penghalang ombak agar anak-anak aman.
Di pantai ini, aneka kulinernya lebih bervariasi. Ada aneka masakan seafood dan makanan khas Banyuwangi seperti nasi tempong, rujak soto atau ayam kesrut. Harga aneka kulinernya pun cukup terjangkau.
Bagi yang suka olah suara, di aula tengah pusat kuliner telah disiapkan perangkat karaoke dan alat musik yang dapat mengiringi pengunjung yang berniat menyumbangkan suara emas bernyanyi menghibur pengunjung lainnya.
Untuk sampai di destinasi wisata pantai satu ini, pengunjung bisa mengendarai roda dua ataupun roda empat. Untuk kendaraan jenis elf dan mini bus hingga bus besar pun bisa masuk dengan area parkir yang luas dan nyaman. Untuk masuk ke pantai Cacalan, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 5.000 per kepala.
(auh/hil)



