Usai ditutup selama lima bulan akibat erupsi, pendakian Gunung semeru kembali dibuka pada Jumat 24 April 2026. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melalui akun Instagram resminya, @bbtnbromotenggersemeru.
Jalur akhir pendakian yang dibuka hanya sampai Ranu Kumbolo. Hal ini ditetapkan guna mempertimbangkan keselamatan para pendaki dan menjaga keamanan serta kelestarian ekosistem yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Timur tersebut.
Kuota pendakian juga dibatasi 200 orang per hari dengan durasi dua hari satu malam. Sebelum merencanakan pendakian, alangkah baiknya detikers memahami beberapa ketentuan dan cara mendaftar untuk mendaki Gunung Semeru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarat Pendakian Gunung Semeru
Adapun syarat-syarat pendakian Gunung Semeru yang kembali dibuka pada 24 April 2026 telah ditetapkan bersama berdasar hasil rapat koordinasi multipihak, berikut rinciannya melansir dari Instagram @bbtnbromotenggersemeru.
- Pendakian resmi hanya melalui Ranupani.
- Wajib booking online resmi di bromotenggersemeru.id.
- Kuota pendakian dibuka selama satu bulan kalender.
- Booking dapat dilakukan H-30 s/d H-2 sebelum pendakian.
- Batas usia pendaki minimal 10 tahun. Usia di atas 70 tahun wajib disertai rekomendasi dokter.
- Data pendaki tidak bisa diubah atau diganti dengan alasan apapun.
Jika datang berkelompok, ada ketentuan lain yang harus diperhatikan. Berikut syarat pendakian Gunung Semeru untuk rombongan.
- Rombongan minimal 2 orang dan maksimal 10 orang.
- Wajib menggunakan pemandu lokal atau PPGST (kecuali organisasi pecinta alam/Mapala dengan syarat khusus).
- Wajib registrasi ulang dan mengikuti briefing di Ranupani sebelum naik.
Dokumen Persyaratan Pendakian Gunung Semeru
Baik mendaki sendiri maupun berkelompok, ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk proses registrasi dan persetujuan pendakian. Beberapa di antaranya sebagai berikut.
- Surat sehat (berlaku H-1)
- Identitas asli (KTP/KK/Paspor)
- Surat izin orang tua/wali bagi yang belum memiliki KTP
Sebelum melakukan pendakian, pendaki perlu melakukan registrasi terlebih dahulu dengan memverifikasi dokumen di Ranupani, kemudian mengikuti briefing, lalu check in, dan menukar identitas dengan tanda pengenal pendakian. Semua alur ini wajib ditaati dan bisa dilakukan selama pukul 08.00 WIB-14.00 WIB.
Baca juga: Kenapa Gunung Semeru Erupsi Setiap Hari? |
Aturan Selama Pendakian Gunung Semeru
Sebelum memulai perjalanan, setiap pendaki wajib memahami dan mematuhi berbagai aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama, serta menjaga kelestarian alam. Aturan ini mencakup batas waktu pendakian, lokasi berkemah, hingga kewajiban menjaga kebersihan selama berada di jalur pendakian.
- Durasi pendakian maksimal dua hari
- Batas naik maksimal pukul 15.00 WIB
- Lokasi mendirikan tenda hanya diperbolehkan di Ranu Kumbolo
- Wajib menggunakan gelang pendakian dari TNBTS
- Bawa trashbag (sampah dibawa turun)
- Saat turun atau check out wajib lapor di Ranupani, akan dilakukan pemeriksaan sampah, scan barcode untuk mengubah status menjadi "Turun" dan pengembalian tanda pengenal
- Jika pendaki terlambat turun atau overstay akan dikenakan sanksi
Larangan yang Perlu Ditaati
Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ke mana pun seseorang pergi, ia harus menghormati adat, aturan, serta budaya setempat. Hal itu juga berlaku ketika mendaki Gunung Semeru. Berikut larangan yang tidak boleh dilakukan pendaki selama pendakian.
- Merusak flora atau fauna dan situs budaya.
- Membuang sampah sembarangan, sampah harus disimpan dan dibawa turun.
- Membawa obat-obatan terlarang, narkoba, miras, bahan peledak, dan senjata tajam.
- Melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan.
- Mendaki melebihi Ranu Kumbolo.
- Membuat jalur baru.
- Menerbangkan drone.
Mekanisme Reschedule
Bagi detikers yang sempat melakukan pemesanan secara daring pada 19 November 2025-18 Desember 2025, dapat melakukan penjadwalan ulang di https://bit.ly/reschedule-semeru-2026. Berikut ketentuan untuk melakukan reschedule.
- Satu email terverifikasi hanya bisa mengisi satu kali dan tidak bisa diedit. Jadi isi dengan teliti.
- Batas akhir pengisian formulir adalah 31 Mei 2026.
- Periode pendakian ulang yang disediakan yaitu 1 Mei-30 November 2026.
- Tidak diperkenankan mengganti anggota atau peserta (data harus sama dengan booking awal).
- Kuota reschedule per hari maksimal lima kelompok.
Pastikan semua data diisi dengan benar ya, detikers. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengaksesnya di laman https://bit.ly/SOPTNBTS2026. Yuk jadwalkan pendakianmu!
(irb/hil)











































