Kapasitas Berlebih Berujung Patahnya Wahana Mikutopia Kota Batu

Kapasitas Berlebih Berujung Patahnya Wahana Mikutopia Kota Batu

Muhammad Aminudin - detikJatim
Minggu, 05 Apr 2026 15:40 WIB
Wisata baru di Kota Batu Mikutopia.
Wisata baru di Kota Batu Mikutopia/Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim
Kota Batu -

Keamanan fasilitas di taman wisata Mikutopia di Bumiaji, Kota Batu, tengah menjadi sorotan. Sebuah insiden patahnya tiang penyangga pada wahana Tiram sempat memicu kepanikan pengunjung.

Kejadian yang viral melalui unggahan di media sosial tersebut mengungkap sisi krusial mengenai pengawasan beban kapasitas dan kesiagaan pengelola dalam menjamin keselamatan wisatawan.

Insiden yang terjadi pada Jumat (3/4/2026), sekitar pukul 11.30 WIB ini mengakibatkan bagian wahana terjatuh dari ketinggian 30 sentimeter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski pihak pengelola mengklaim kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan adanya korban, namun patahnya tiang penyangga wahana karena kelebihan kapasitas, memicu kekhawatiran terkait standar pemeliharaan. Terutama saat menghadapi lonjakan pengunjung.

ADVERTISEMENT

Humas Mikutopia Brian Kenenda mengakui adanya kegagalan teknis pada tiang penyangga wahana tersebut. Menurut Brian kerusakan terjadi akibat beban penggunaan yang melebihi batas ketentuan. Di mana, wahana yang diperuntukkan bagi anak-anak tersebut dipaksa beroperasi di luar kapasitas angkutnya.

"Iya memang betul ada kesalahan teknis," ungkap Brian kepada detikJatim, Minggu (5/4/2026).

Brian menjelaskan, wahana Tiram sebenarnya dikategorikan sebagai wahana ringan yang ditujukan khusus untuk anak-anak, bukan wahana ekstrem. Berdasarkan hasil analisa tim teknis, patahnya tiang penyangga diduga kuat terjadi karena adanya penggunaan yang melebihi kapasitas beban maksimal.

Wahana tersebut dirancang untuk menahan beban maksimal 80 kilogram per orang, namun dalam praktiknya sering ditemukan pengunjung dengan berat badan berlebih yang memaksakan diri untuk naik wahana tersebut.

"Bagian tiang penyangga yang patah itu memang kita analisa sebelumnya karena kapasitas hanya 80 kg per orang. Sering kali pengunjung yang lebih bebannya memaksa untuk menaiki," sambungnya.

Mengenai dampak dari kerusakan tersebut, Brian menyebutkan bahwa jatuhnya bagian wahana hanya terjadi pada ketinggian 30 sentimeter dari permukaan lantai.

Ia juga mengakui, pada hari kejadian, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan jumlah kunjungan mencapai 3.500 orang, yang memicu beban kerja ekstra pada fasilitas yang ada.

"Hari itu memang kunjungan sangat ramai karena antusiasme yang tinggi dari masyarakat," tegasnya.

Meski sempat mengalami kendala, wahana Tiram dipastikan telah beroperasi secara normal kembali sejak hari Sabtu (4/4/2026). Manajemen Mikutopia telah memperketat pengawasan serta aturan penggunaan wahana guna menjamin keamanan pengunjung.

"Wahana sudah beroperasi normal, dan aturan wahana sudah diperketat," pungkasnya.

Seperti diberitakan, insiden mengejutkan terjadi di wahana bermain Mikutopia terletak di Bumiaji, Kota Batu. Salah satu wahana yang dimiliki mengalami kerusakan saat lonjakan pengunjung terjadi.

Adanya peristiwa itu terungkap dari unggahan akun TikTok @madesyaki02 yang menyebut bahwa kejadian terjadi pada Jumat (3/4/2026), kemarin.

Pemilik akun Iva Kartika Sari mengunggah video pendek yang menggambarkan suasana pengunjung usai insiden terjadi. Terlihat dalam video adanya kerumunan pengunjung baik anak-anak maupun orang dewasa di sebuah taman indoor tersebut.

Iva juga menyertakan kalimat bahwa dirinya ingin mengetahui peristiwa yang sebenarnya terjadi dan warganet yang mempunyai dokumen videonya untuk bisa berbagi.

"Kejadian di Mikutopia hari ini 3/4/2026, yang punya rekamannya mau lihat dong," tulis Iva dilihat detikJatim dalam judul unggahannya, Sabtu (4/4/2026).




(mua/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads