Kuda Wisata Bromo Disulap Warna-warni Bak Unicorn, Netizen Mencibir

Kuda Wisata Bromo Disulap Warna-warni Bak Unicorn, Netizen Mencibir

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 19 Jan 2026 12:00 WIB
Kuda Wisata Bromo Disulap Warna-warni Bak Unicorn, Netizen Mencibir
Kuda dicat warna-warni di kawasan Gunung Bromo/Foto: Tangkapan layar
Malang -

Kawasan wisata Gunung Bromo kembali viral di media sosial. Kali ini, sorotan bukan tertuju pada panorama alamnya, melainkan penampilan sejumlah kuda wisata yang surainya dicat warna-warni hingga menyerupai unicorn.

Aksi tersebut menuai pro dan kontra. Sebagian netizen menilai pewarnaan surai kuda sebagai bentuk kreativitas untuk menarik wisatawan, namun tak sedikit pula yang menyayangkan karena dianggap mengabaikan sisi alami dan kesejahteraan hewan.

Tren mewarnai hewan peliharaan memang sering kali memicu perdebatan mengenai batas antara kreativitas dan eksploitasi hewan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kawasan wisata Bromo, kuda merupakan salah satu transportasi utama sekaligus daya tarik ikonik.

ADVERTISEMENT

Namun, perubahan penampilan yang drastis ini dianggap oleh sebagian besar publik sebagai tindakan yang berlebihan dan tidak memperhatikan aspek alami dari hewan itu sendiri.

Dalam unggahan video yang viral, terlihat beberapa kuda putih memiliki surai yang diwarnai sedemikian rupa.

Mulai dari merah muda, ungu, hingga pelangi. Sehingga menyerupai karakter fantasi unicorn atau tokoh kartun My Little Pony.


Fenomena ini diduga dilakukan oleh para pemilik kuda untuk menarik minat wisatawan agar mau menyewa jasa mereka atau sekadar berfoto bersama. Penampakan unik dari kuda dengan surai dicat warna warni itupun memancing reaksi netizen.

Banyak yang menyayangkan tindakan mewarnai rambut hewan tersebut dengan alasan estetika semata.

"Selera lokal emang warnaΒ² menurut mereka itu menarik," tulis salah satu netizen seperti dilihat detikJatim, Senin (19/1/2025).

Di sisi lain, ada netizen yang menyadari bahwa hal ini adalah bagian dari mata pencaharian warga lokal untuk menarik wisatawan, meski tetap merasa sedih melihat caranya.




(mua/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads