Tak perlu terbang jauh ke benua Eropa untuk merasakan sensasi sejuk ala pegunungan Alpen. Di sudut utara Kota Batu, tepatnya di kawasan Bumiaji, tersimpan sebuah "surga tersembunyi" yang menawarkan lanskap dramatis bak pedesaan di Swiss. Itulah Bukit Jengkoang, sebuah destinasi yang kini menjadi primadona bagi mereka yang merindukan pelukan alam dalam arti yang sesungguhnya.
Berbeda dengan hiruk-pikuk wisata buatan di pusat kota, Bukit Jengkoang menyuguhkan pemandangan alam yang menenangkan, dengan desau angin yang menembus celah hutan pinus, kabut tipis yang turun perlahan menyelimuti lembah, serta hamparan ladang sayur yang hijau sejauh mata memandang. Bagi para pencari ketenangan (healing), tempat ini bukan sekadar lokasi wisata, melainkan ruang menyendiri untuk menjauh sejenak dari bisingnya aktivitas perkotaan.
Rute dan Lokasi Bukit Jengkoang
Terletak di Dusun Buludendeng, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Bukit Jengkoang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kota Batu. Dengan ketinggian sekitar 1.000 mdpl, bukit ini menyuguhkan suasana alam yang tenang dengan udara pegunungan yang sejuk dan pemandangan hamparan hijau yang luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute menuju lokasi cukup mudah dijangkau. Perjalanan dari Alun-alun Kota Batu hanya sekitar 20 menit berkendara, satu jalur dengan Taman Rekreasi Selecta. Bukit Jengkoang dapat dikunjungi kapan saja, selain buka 24 jam tiket masuknya juga gratis, hanya perlu membayar biaya parkir.
Daya Tarik Utama
Bukit Jengkoang hadir sebagai destinasi wisata yang memanjakan mata melalui panorama hijaunya yang memukau. Dikelilingi oleh nuansa pegunungan yang masih sangat terjaga dan asri, tempat ini menawarkan "visual therapy" alami yang menenangkan jiwa. Sejauh mata memandang, pengunjung akan disuguhi hamparan lanskap hijau yang menyegarkan, menjadikannya lokasi yang sempurna untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Gubernur Khofifah berlibur ke Bukit Jengkoang Kota Batu Foto: Gubernur Khofifah berlibur ke Bukit Jengkoang Kota Batu (Dok. Istimewa) |
Salah satu daya tarik utama dari bukit ini adalah suasananya yang jauh dari perkotaan yang padat. Berbeda dengan destinasi wisata populer yang seringkali dipadati pengunjung, Bukit Jengkoang direkomendasikan khusus bagi mereka yang mencari kedamaian dan ingin benar-benar menyatu dengan alam. Ketiadaan aktivitas komersial yang berlebihan di lokasi ini sengaja dipertahankan demi menjaga keasrian lingkungan, sehingga pengunjung bisa menikmati kesunyian yang mendamaikan tanpa gangguan suara bising perkotaan.
Meskipun menawarkan suasana yang tersembunyi dan jauh dari perkotaan, akses menuju Bukit Jengkoang terbilang cukup mudah dan bersahabat. Terletak di wilayah Bumiaji, lokasi ini dapat dijangkau dengan nyaman baik oleh wisatawan umum maupun para penggemar olahraga bersepeda. Jalurnya yang bisa dilalui kendaraan maupun sepeda menjadikan perjalanan menuju bukit ini sebuah pengalaman yang menyenangkan, dengan menggabungkan kemudahan akses dengan sensasi petualangan kecil menuju keheningan alam.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Berikut berbagai aktivitas yang bisa dilakukan wisatawa saat berada di Bukit Jengkoang:
1. Bersepeda Santai
Jalur yang bersih dan terawat dengan baik, memungkinkan pengunjung untuk melintasi bukit dengan bersepeda santai sambil menikmati suasana alam yang tenang.
2. Jalan Santai
Selain bersepeda, Bukit Jengkoang juga sangat cocok untuk berjalan santai sambil menikmati lingkungan yang masih asri.
3. Fotografi Alam
Bentangan hijau yang luas dan sangat instagramable, sangat cocok untuk mengabadikan suasana dan pemandangan spot alami Bukit Jengkoang.
4. Relaxing/bersantai
Tidak perlu pusing akan melakukan aktivitas apa disini. Bukit Jengkoang merupakan tempat yang sangat cocok untuk mendinginkan pikiran setelah padatnya kegiatan di perkotaan. Relaxkan tubuh Anda dan nikmati pemandangan yang memanjakan.
Tips Berkunjung
Bukit Jengkoang Foto: Sobat Hiking |
Detikers yang berminat mengunjungi bukit bengkoang, berikut sederet tips yang bisa diikuti:
1. Siapkan Bekal
Tidak ada informasi adanya penjual makanan atau minuman di area Bukit Jengkoang, cocok untuk piknik bersama keluarga.
2. Jaga kebersihan
Siapkan kantong sampah plastik dari rumah, jangan buang sampah sembarangan untuk menjaga keasrian lingkungan.
3. Golden Time
Waktu terbaik adalah ketika pagi hari saat udara masih sangat segar dan kabut tipis sehingga bagus untuk foto, dan juga saat sore hari dengan suasana yang tenang diiringi matahari terbenam, namun waspadai cuaca karena terletak di dataran tinggi.
4. Gunakan Pakaian Hangat
Suhu bisa sangat dingin, terutama jika berangin. Bahan yang tebal bisa mencegah anda sakit sepulang dari sana.
Detikers yang sedang merencanakan akhir pekan untuk "lari" dari rutinitas yang menyesakkan, menyepi di Bukit Jengkoang bisa menjadi penawar yang ampuh. Siapkan kendaraan, kenakan jaket tebalmu, dan biarkan dinginnya kabut Bumiaji menyapa kulitmu. Selamat menikmati kepingan Swiss di tanah Batu!
Artikel ini ditulis Muhammad Faishal Haq, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.
(ihc/ihc)













































