Pasuruan - Jalur pendakian ke puncak Gunung Arjuno-Welirang belum dibuka sejak 16 November 2025 karena cuaca buruk. Meski demikian pendakian jalur pendek masih dibuka.
Plt Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini menyampaikan penutupan ini dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan pendaki. Selain itu, musim hujan juga bermanfaat untuk pemulihan ekosistem Tahura.
"Cuaca ekstrem sangat berisiko bagi aktivitas pendakian. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama, sekaligus memberikan waktu bagi alam untuk memulihkan diri," kata Agustiningtyas, Jumat (2/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, tidak semua aktivitas pendakian ditutup. Sejumlah destinasi masih tetap dibuka, di antaranya Puncak Lincing, Gunung Pundak, Bukit Cendono, Bukit Semar, Watu Jengger, serta wisata religi.
"Kalau pendaki bisa disarankan yang pendek-pendek saja," jelasnya.
Agustiningtyas menegaskan bahwa pembukaan destimasi tersebut bersifat situasional. Destinasi dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
UPT Tahura Raden Soerjo memastikan aktivitas pendakian akan dibuka lagi setelah kondisi cuaca aman dan kondusif.
Para pendaki dan wisatawan diimbau untuk selalu memantau informasi resmi serta mengutamakan keselamatan.
Sekadar informasi, jalur pendakian Gunung ArjunoβWelirang, meliputi Jalur Lawang, Malang; Sumber Brantas, Batu; Tretes, Prigen, Pasuruan; dan Tambaksari, Purwosari, Pasuruan.
(auh/dpe)











































