8 Oleh-oleh Khas Bondowoso, Salah Satunya Nasi Mamong

8 Oleh-oleh Khas Bondowoso, Salah Satunya Nasi Mamong

Rina Fuji Astuti - detikJatim
Rabu, 19 Okt 2022 17:08 WIB
tapai
Tape manis, salah satu oleh-oleh khas Bondowoso/Foto: Detikfood
Surabaya -

Salah satu tujuan pergi ke Bondowoso adalah untuk berwisata. Di sela-sela berwisata, cobalah singgah sejenak untuk membeli kuliner dan oleh-oleh khas Bondowoso.

Salah satu kuliner Bondowoso yang populer adalah tape atau tapai. Tape biasanya diolah menjadi beragam makanan dan minuman. Seperti Tape manis dan minuman Tapai Ngambeng.

Selain itu, ada juga kuliner dan oleh-oleh khas Bondowoso lainnya. Seperti Kopi Ijen, Nasi Mamong, hingga Kacang Macadamia.

Anda pun tak perlu bingung untuk mencari oleh-oleh khas Bondowoso. Tim detikJatim telah merangkumkannya untuk Anda berikut ini.

8 Oleh-oleh khas Bondowoso

1. Tape Manis Bondowoso

tapaiTapai/Foto: detikfood

Makanan dari singkong ini memang dikenal sebagai oleh-oleh khas Bondowoso. Tape manis biasanya dibungkus besek bambu beralaskan daun pisang.

Istimewanya, Tape Bondowoso terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasanya lebih legit. Tape ini juga kerap diolah menjadi kue prol tape.

2. Kopi Ijen

Sejarah Kopi Bondowoso begitu panjang dimulai dari tanam paksa hingga Kopi Arabika Bondowoso menuai reputasi.Tanaman Kopi Ijen Bondowoso Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikJatim/file

Pecinta kopi wajib beli Kopi Ijen khas Bondowoso. Kopi jenis arabika ini diproduksi dari perkebunan sekitar Gunung Raung, Bondowoso.

Istimewanya, Kopi Ijen ini merupakan satu-satunya produk Kopi Spesialti (Kopi Blue Mountain) di Jawa Timur yang telah terdaftar indikasi Geografis (IG). Rasa kopinya ada sedikit aroma kacang dan cokelat.

3. Rujak Gobet

Gobet memiliki arti serut, sehingga Rujak Gobet berarti Rujak Serut. Isiannya adalah singkong, pisang muda, dan mentimun yang diserut tipis. Lalu ditambahkan bumbu kacang, petis, gula merah, garam, dan cabai rawit.

Rasanya asam dan sedikit legit. Sebagian orang menikmati rujak gobet dengan lontong atau nasi.

4. Nasi Mamong

Nasi bakar mamong, bondowosoNasi Mamong Foto: dok.detikFood/Chuk Shatu W./file

Mamong adalah bahasa Madura yang memiliki arti bingung. Kuliner ini dinamakan Nasi Mamong karena cara memasaknya butuh waktu cukup lama, bahkan hingga sehari semalam. Prosesnya mulai dari mengukus hingga dibakar.

Nasi mamong berbentuk kerucut dan di dalamnya berisi cincangan ayam, kemangi, dan teri. Tak lupa disandingkan dengan sambal, mentimun, dan kerupuk.

5. Tapai Ngambeng

Usai menyantap Nasi Mamong, cobalah minum Tapai Ngambeng. Ya, minuman ini berbahan dasar tape yang ditambahkan air gula dan air kapur.

Kedua bahan tersebut berguna untuk membuat tape tak mudah hancur di dalam air. Tak lupa disajikan bersama es batu yang membuat minuman ini sangat menyegarkan.

6. Bakso Gulung

bakso gulung bragiBakso Gulung Foto: detikFood

Bakso berbentuk bulat sudah biasa, bagaimana dengan Bakso Gulung? Bakso Gulung bisa Anda temukan di Bondowoso.

Bentuknya memang terlihat seperti gulungan yang memanjang. Di dalam gulungan tersebut ada daging sapi yang dicincang serta telur dadar.

7. Beras Organik

Beli beras bisa dimana saja. Namun beras yang bisa ditemukan di Bondowoso ini memiliki keunikan, yakni ditambah ekstrak buah-buahan saat proses penggilingan.

Masyarakat Desa Lombuk Bondowoso membudidayakan tanaman pagi dan diolah menjadi beras organik, bahkan produknya bisa mencapai pasar Internasional. Bagi Anda yang sedang diet, beras organik bisa menjadi pilihan Anda.

8. Kacang Macadamia

Ini Alasan Kacang Macadamia Harganya Termahal di DuniaKacang Macadamia Foto: Ilust iStock

Tak banyak yang membudidayakan kacang satu ini. Karenanya Kacang Macadamia kerap disebut kacang premium. Kandungannya pun bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Salah satu perkebunan di Bondowoso membudidayakan kacang ini. Karenanya, Anda akan mudah menemukan kacang makadamia sebagai oleh-oleh khas Bondowoso.

Demikian informasi oleh-oleh khas Bondowoso. Semoga bermanfaat.



Simak Video "Eksperimen Adegan Titanic, James Cameron Akui Jack Bisa Saja Selamat"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)