Tanggapi Keluhan Pelaku Wisata, Pemkab Tambah PJU di Malang Barat Tahun Depan

Tanggapi Keluhan Pelaku Wisata, Pemkab Tambah PJU di Malang Barat Tahun Depan

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Selasa, 27 Sep 2022 15:02 WIB
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (Foto: M Bagus Ibrahim)
Malang -

Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Malang Barat seperti Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon masih minim. Hal itu berdampak pada pariwisata yang ada di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto sendiri mengaku mendapatkan keluhan dari pelaku pariwisata di wilayah Malang Barat tentang minimnya PJU. "Sudah-sudah (menerima keluhan PJU minim)," ujar Didik, Selasa (27/9/2022).

Menurut Didik, kendala tentang PJU yang minim ini dikarenakan Pandemi COVID-19 yang melanda sejak tahun 2020 hingga 2021. Sehingga segala perencanaan yang disusun Pemkab Malang belum berjalan optimal.

"Karena COVID-19 kemarin perencanaan kacau balau. Kita kan fokus pada infrastruktur jalannya, karena jalan di Kabupaten Malang ini cukup panjang. Nanti kalau jalan udah selesai, baru kita ke yang lain," kata Didik.

Pemkab Malang berencana memberikan penambahan PJU di wilayah Malang Barat pada tahun 2023 mendatang. Dikatakan Didik, untuk melancarkan rencana itu perlu ada komunikasi terlebih dahulu dengan beberapa pihak terkait, salah satunya pelaku wisata.

"Kita perlu duduk bareng biar tahu kebutuhanya berapa untuk tambahan PJU-nya. Sebenarnya wilayah kepariwisataannya tidak terlalu banyak, nanti kita konsentrasikan seperti jalur Pujon Kidul, Kasembon, Ngantang," tuturnya.

Untuk penambahan PJU akan menggunakan lampu dengan tenaga solar cell atau Pembangkit Listrik tenaga matahari.

"Solar cell itu sebenarnya satu titik, tidak kurang dari Rp 28-Rp 35 juta. Maka katakanlah kebutuhan 100 itu kan tidak banyak, sekitar Rp 3,5 miliar kalau dibandingkan dengan APBD kita," tandasnya.

Sebelumnya pelaku wisata di Malang Barat mengeluhkan kurang maksimalnya kunjungan wisatawan. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya PJU menuju ke lokasi wisata.

"Biasanya nih kalau wisatawan dari luar daerah kadang-kadang mengaku ragu ingin berwisata di Malang Barat karena jalannya banyak belokan, kurang PJU atau penerangannya jadi terlihat agak gelap ketika malam hari jadi mereka takut," ujar Manajer Pariwisata Bendungan Selorejo Bayu Pramadya Kurniawan Sakti Bayu kepada detikJatim, Selasa (27/9/2022).



Simak Video "Perkembangan Kasus Siswa SD Di-bully Kakak Kelas Hingga Koma"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)