Memang Ada Blue Flame Selain di Kawah Ijen, Tapi ...

Ardian Fanani - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 17:27 WIB
blue flame di ijen
Blue Flame di kawah Ijen (Foto: Dok. Disbudpar Banyuwangi)
Banyuwangi -

Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen satu-satunya yang memiliki api biru atau blue flame di dunia. Hal ini terungkap oleh para peneliti dunia.

Memang ada beberapa tempat di belahan dunia yang disebut mempunyai fenomena blue flame. Tapi menurut peneliti, lokasi tersebut sudah tidak ada lagi blue flame sebagai keindahan alam yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Di mana saja itu?

Ketua harian Geopark Ijen Abdillah Baraas mengatakan blue flame yang ada di dunia hanyalah di TWA Kawah Ijen. Memang sebelumnya disebutkan ada beberapa daerah di belahan dunia yang menyuguhkan keindahan api biru. Namun hal tersebut sudah tidak ada lagi. Jika pun ada, bisa dipastikan hal tersebut hanya bersifat sementara, tidak seperti Kawah Ijen yang selalu ada api biru nya.

"Ada beberapa daerah yang katanya ada api biru. Namun semuanya dibantah oleh peneliti dan tidak ada di jurnal peneliti manapun. Blue flame ya hanya ada di Kawah Ijen," ujarnya kepada detikJatim, Selasa (25/1/2022).

Lokasi-lokasi yang dimungkinkan sebelumnya ada di antaranya adalah Gunung Vesuvius di Pulau Volcano, Italia; Danakil Depression, gurun di utara Ethiopia, Afrika dan Taman Nasional Yellowstone.

"Memang saya baca di data penelitian dan jurnal ada beberapa kejadian yang sempat menimbulkan adanya api biru. Tapi sifatnya sementara," tambahnya.

Abdillah Baraas mengatakan di Gunung Vesuvius pernah terjadi fenomena api biru. Tapi hal itu terjadi jika gunung tersebut meletus. Sehingga tidak memungkinkan bagi wisatawan saat mengunjungi fenomena itu.

"Vesuvius itu pada saat meletus mengeluarkan api biru. Bahkan katanya ada yang pernah mengatakan di Islandia ada, tapi ternyata tidak ada," bebernya.

Sementara, Danakil Depression adalah sebuah kawasan gurun di utara Ethiopia, Afrika. Yang membuat kawasan ini menarik adalah statusnya sebagai daerah terpanas di bumi. Tak seperti gurun lain di Afrika, Danakil justru lebih terlihat cantik.

Bukan padang pasir, area gurun di kawasan Afrika ini berupa tanah dan bebatuan yang berwarna-warni. Warna yang dihasilkan oleh gurun ini berasal dari belerang, sulfur, mineral dan garam dalam batuannya.

"Tapi tidak ada statemen jika ada api biru di sana. Hanya bebatuan warna warni," ujarnya.

Sementara itu Taman Nasional Yellowstone, Amerika Serikat sebagian besar terletak di Wyoming, dengan bagian-bagian kecil di Montana dan Idaho. Yellowstone adalah taman nasional pertama di AS dan juga secara luas dianggap sebagai taman nasional pertama di Amerika Serikat dan dunia. Taman ini terkenal dengan margasatwa dan banyak fitur geothermalnya, terutama geiser Old Faithful, salah satu fitur paling populer.

"Sempat saya baca juga disana sempat terjadi api biru saat kebakaran. Namun tidak berlangsung setiap hari seperti di Kawah Ijen," tambahnya.

"Salah satu peneliti Valentin R. Troll beberapa kali berstatemen di beberapa wabinar mengatakan jika blue flame di TWA Kawah Ijen adalah satu-satunya api biru tercantik di dunia. Jadi tidak perlu diragukan lagi," pungkasnya.

Ini kabar terbaru tentang Gunung Kawah Ijen. Selama ini banyak pihak meyakini bahwa fenomena api biru (blue flame) layaknya yang dapat dijumpai di Ijen juga bisa ditemukan di Islandia. Namun, pada perkembangan terbaru, fenomena blue flame tersebut dipercaya hanya ada di Gunung Ijen dan menjadi satu-satunya di dunia. Apakah benar?

Hal itu diungkapkan Abdillah Baraas, Ketua harian Geopark Ijen. Menurutnya, TWA Kawah Ijen menjadi satu-satunya yang memiliki api biru tersebut dibahas dibeberapa kegiatan webinar yang digelar oleh Geopark Ijen.

Abdillah Baraas mengaku, beberapa pengamat gunung berapi dunia sempat memberikan testimoni adanya Blue Flame hanyalah ada di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Mereka adalah Valentin R Troll dari Uppsala University Sweden, Prof Kim Berlo dan Dr Vincent van Hinsberg dari McGill University Canada.



Simak Video "Kamar Dengan Konsep Minimalis di Penginapan Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)